
Wali Kota Mohan Roliskana Pastikan Mataram Ramah Investasi! Prime Plaza Hotel Resmi Dibuka, Tawarkan View Gunung Rinjani dan Siap Serap Tenaga Lokal
Share your love
LKI Golkar – Wajah Ibu Kota Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kian memikat bagi para investor.
Terbaru, kehadiran Prime Plaza Hotel Mataram resmi menjadi “angin segar” bagi dinamika ekonomi di Kota Seribu Masjid ini.
Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, menegaskan bahwa pembangunan hotel baru bukan sekadar menambah deretan gedung tinggi, melainkan motor penggerak ekonomi yang nyata.
Tentunya ini diharapkan akan bisa memutar perekonomian lokal daerah tempat hotel tersebut berada.
Mohan memastikan Pemkot Mataram akan terus menjaga komitmen ramah investasi dengan memberikan karpet merah berupa kemudahan perizinan bagi investor.
“Kehadiran hotel ini kami harapkan bisa membuka lapangan pekerjaan baru bagi warga Mataram serta menggerakkan sektor turunan lainnya,” tegas Mohan (8/5).
Bukan Sekadar Tempat Menginap
Setali tiga uang, Director of Sales and Marketing Prime Plaza Hotels & Resorts, Heriyanto Widjaja, menyebut peran hotel saat ini telah bergeser.
Prime Plaza Hotel Mataram didesain sebagai ruang kolaborasi dan pertemuan ide bisnis.
“Kami ingin menjadi bagian dari ekosistem pertumbuhan kota. Hotel ini dirancang memberikan efek berantai (multiplier effect), mulai dari penyerapan tenaga kerja lokal hingga mendorong pertumbuhan UMKM di sektor kuliner dan kerajinan khas Lombok,” papar Heriyanto.
Sentuhan Autentik dengan View Rinjani
Mengusung standar internasional namun tetap berakar pada kearifan lokal, Prime Plaza Hotel Mataram menawarkan pengalaman menginap yang autentik. Hotel ini menyediakan enam kategori kamar, mulai dari Deluxe Room hingga Suite Room.
Satu hal yang menjadi daya tarik utama adalah pilihan pemandangannya. Para tamu bisa memilih kamar dengan jendela yang menghadap langsung ke hamparan sawah hijau yang menenangkan atau keagungan Gunung Rinjani yang ikonik.
Bagi wisatawan keluarga, tersedia tipe Deluxe Family yang mampu mengakomodasi hingga empat orang dewasa dalam satu kamar. Inovasi ini menjadi solusi praktis bagi para pelancong grup tanpa harus memesan kamar tambahan. Dengan fasilitas penunjang yang lengkap, hotel ini siap menjadi standar baru hospitality yang menggabungkan kenyamanan modern dengan kehangatan budaya Sasak.



