
Gubernur Babel Bakal Panggil Paksa Investor Sawit
Share your love
LKI Golkar – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Hidayat Arsani bakal memanggil paksa para investor perkebunan kelapa sawit, agar perusahaan dapat memenuhi kewajibannya kepada para pekerja dan masyarakat di lingkungan perkebunan tersebut.
“Saya sudah beberapa kali memanggil para investor dan direktur perusahaan perkebunan sawit ini, namun mereka tidak pernah datang,” kata Hidayat Arsani, di Pangkalpinang, Kamis.
Ia mengatakan pemanggilan para investor perkebunan kelapa sawit asal Malaysia, Singapura, Korea Selatan, dan lainnya untuk menjelaskan kewajiban perusahaan terkait dana bagi hasil, kewajiban Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan bagi para pekerja dan kewajiban lainnya kepada warga di lingkungan perkebunan kelapa sawit tersebut.
“Para pekerja kelapa sawit harus mendapatkan perlindungan sosial BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, dan ini hak mereka sebagai warga,” katanya lagi.
Dia menyatakan saat ini ribuan hektare lahan di Provinsi Kepulauan Babel dikuasai perusahaan perkebunan kelapa sawit skala besar tersebar di Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Selatan, Bangka Tengah, Belitung dan Belitung Timur.
“Selama ini, investor perkebunan kelapa sawit ini tidak kooperatif, karena dipanggil tidak mau dan ini hebat sekali ‘dekingan’ para investor ini,” katanya pula.
Ia kecewa dengan sikap para investor perkebunan kelapa sawit ini, padahal mereka mencari makan di tanah dan hutan Provinsi Kepulauan Babel yang sudah mengalami kerusakan dampak perkebunan berskala besar ini.
“Kita berharap para investor ini hadir untuk membahas permasalahan-permasalahan yang ada, sehingga tidak ada lagi aksi demonstrasi para pekerja dan masyarakat di daerah ini,” kata dia pula.



