Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Daniel Mutaqien Tekankan Soliditas Kader Golkar Jawa Barat Hadapi Pemilu 2029 - lkipartaigolkar

Daniel Mutaqien Tekankan Soliditas Kader Golkar Jawa Barat Hadapi Pemilu 2029

Share your love

LKI Golkar – Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat terpilih, Daniel Mutaqien Syafiuddin, menekankan pentingnya menjaga soliditas, kebersamaan, dan kekompakan kader sebagai modal utama dalam menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2029.

Pernyataan tersebut disampaikan Daniel saat menghadiri kegiatan konsolidasi dan silaturahmi bersama jajaran pengurus, anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Bogor, pengurus kecamatan, organisasi sayap, serta kader Partai Golkar Kota Bogor.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPD Partai Golkar Kota Bogor, Rusli Prihatevy, jajaran pengurus DPD, anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Bogor, Dewan Pertimbangan Partai Golkar Kota Bogor, serta sejumlah tokoh dan kader partai.

Hadir pula sejumlah kader yang disebut-sebut akan mengikuti kontestasi Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Kota Bogor, yakni Naufal Haadi, Heri Cahyono, Erlangga Pramada, dan Asep Nazarulloh.

Dalam sambutannya, Daniel menyampaikan apresiasi kepada DPD Partai Golkar Kota Bogor yang telah memberikan dukungan dalam proses Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Jawa Barat hingga dirinya terpilih sebagai ketua.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh kader Partai Golkar Kota Bogor yang telah memberikan dukungan dan menjaga komitmennya hingga proses Musda selesai. Ini menjadi amanah yang besar bagi saya untuk membawa Golkar Jawa Barat menjadi lebih baik ke depan,” ujarnya.

Menurut Daniel, fokus Partai Golkar Jawa Barat saat ini adalah mempersiapkan langkah-langkah strategis menuju Pemilu 2029. Ia menilai masa efektif untuk melakukan konsolidasi organisasi dan persiapan politik relatif terbatas sehingga perlu dimanfaatkan secara optimal.

Karena itu, ia meminta seluruh jajaran partai mulai mempersiapkan kader-kader terbaik, termasuk calon anggota legislatif yang akan bertarung pada Pemilu mendatang. Menurutnya, setiap daerah perlu memiliki kader yang cukup sehingga proses seleksi dapat menghasilkan calon-calon yang kompetitif.

Selain itu, Daniel juga mengingatkan pentingnya menjaga kondusivitas menjelang pelaksanaan Musda di berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat. Ia berharap seluruh proses organisasi dapat berlangsung melalui komunikasi dan musyawarah sehingga tidak menimbulkan konflik internal.

“Musyawarah mufakat juga bagian dari demokrasi. Yang terpenting adalah bagaimana kita menjaga soliditas organisasi. Tidak akan ada kemenangan tanpa kebersamaan dan kekompakan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Daniel menyebut Kota Bogor sebagai daerah pertama yang dikunjunginya dalam rangka konsolidasi setelah terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat.

Menurutnya, kunjungan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas dukungan dan kontribusi kader Partai Golkar Kota Bogor selama pelaksanaan Musda tingkat provinsi.

Ia juga mengapresiasi capaian Partai Golkar Kota Bogor pada Pemilu 2024 yang berhasil meningkatkan perolehan kursi DPRD Kota Bogor dari lima menjadi tujuh kursi. Selain itu, Partai Golkar juga memperoleh satu kursi di DPRD Provinsi Jawa Barat dari daerah pemilihan Kota Bogor.

Ke depan, Daniel menyatakan Partai Golkar menargetkan tidak hanya mempertahankan capaian di tingkat legislatif, tetapi juga meningkatkan perolehan dukungan dalam kontestasi eksekutif di berbagai daerah, termasuk Kota Bogor.

“Target kita jelas, memenangkan pertarungan politik pada Pemilu 2029, baik legislatif maupun eksekutif. Untuk itu, seluruh kader harus bergerak bersama dan menjaga kekompakan,” ujarnya.

Kegiatan konsolidasi berlangsung dengan dihadiri berbagai unsur pengurus dan kader partai. Kehadiran sejumlah figur yang disebut akan mengikuti Musda Partai Golkar Kota Bogor juga menjadi bagian dari dinamika organisasi menjelang proses regenerasi kepemimpinan di tingkat daerah.

Menutup sambutannya, Daniel kembali mengajak seluruh kader untuk menjaga persatuan dan mengedepankan kepentingan organisasi.

“Yang paling penting adalah menjaga soliditas. Karena tidak akan ada kemenangan tanpa kekompakan, kebersamaan, dan semangat untuk bergerak bersama,” pungkasnya

Share your love

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *