
Angka Kemiskinan NTT Turun 1,7 Persen, Gubernur Melki Laka Lena: Data akan Diperketat!
Share your love
LKI Golkar – Gubernur NTT Melki Laka Lena mengungkapkan angka kemiskinan di NTT turun dari 19,2 persen pada Desember 2025 menjadi 17,5 persen pada awal 2026.
Penurunan angka kemiskina sebesar 1,7 persen ini disebut sebagai hasil kerja bersama pemerintah pusat dan daerah.
“Ini kerja bersama. Kita belum gaspol, tapi hasilnya sudah terlihat,” kata Melki Laka Lena sebagai narasumber perdana dalam Podcast Victory Talk, Senin (23/2/2026).
Meski demikian, ia menegaskan akan memperketat validasi data kemiskinan.
Tim khusus telah dibentuk untuk memastikan bantuan sosial tepat sasaran dan mencegah manipulasi data.
“Kalau ada yang bermain data kemiskinan, proses sesuai pasal paling keras. Yang menerima bantuan tapi tidak miskin juga harus diproses,” tegasnya.
Melki Laka Lena menilai persoalan di NTT bukan soal data kemiskinan di NTT membutuhkan tata kelola dan pendataan yang lebih tertib.
Ia akan melibatkan bupati/wali kota, tokoh agama, dinas sosial, Bhabinkamtibmas, hingga Babinsa dalam proses verifikasi.
Ia optimistis, dengan perbaikan data dan penguatan sektor produktif, angka kemiskinan dapat terus ditekan secara signifikan



