Waka Komisi VII Lamhot Salurkan Bantuan Rp520,8 Juta di Samosir - lkipartaigolkar

Waka Komisi VII Lamhot Salurkan Bantuan Rp520,8 Juta di Samosir

Share your love

LKI Golkar – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Lamhot Sinaga menyalurkan bantuan sosial senilai Rp520,8 juta kepada masyarakat di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Sabtu, 19 September 2026. Penyerahan bantuan ini berlangsung di halaman Tugu Toga Sinaga, Desa Urat II, Kecamatan Palipi.

Sebagaimana dilansir dari RRI, penyaluran bantuan tersebut diselenggarakan di tengah rangkaian pelantikan Pengurus PPTSB Cabang Samosir 1, 2, dan 3 periode 2026–2030. Acara ini dihadiri oleh sekitar 4.000 warga serta diaspora Toga Sinaga.

Lamhot menegaskan bahwa aksi sosial tersebut dirancang untuk mempererat rasa persaudaraan sesama warga.

“Bagi saya, inti dari kegiatan ini adalah bagaimana kita membangun solidaritas. Kehadiran kita harus memberikan manfaat bagi sesama,” kata Lamhot, Minggu, 20 September 2026.

Menurutnya, pertemuan akbar keluarga besar Toga Sinaga patut dijadikan momentum berharga untuk saling menopang satu sama lain melalui aksi nyata.

Alokasi dana bantuan mencakup dana beasiswa untuk 442 siswa berprestasi senilai total Rp180,8 juta, serta 1.500 paket sembako bernilai Rp210 juta dengan kisaran harga Rp140.000 per paket. Sisanya dibagikan dalam bentuk tumpak sebesar Rp30 juta dan hadiah doorprize total Rp100 juta.

Pemberian beasiswa ditujukan untuk memicu motivasi para pelajar setempat agar konsisten menuntut ilmu.

“Mudah-mudahan bantuan ini menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus belajar dan mencapai pendidikan lebih tinggi,” ujar Lamhot.

Selain sektor pendidikan, bantuan bahan pokok dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan pangan harian masyarakat di wilayah tersebut.

“Kita ingin orang yang datang ke sini merasakan bahwa kebersamaan itu ada wujudnya. Ada saudara membawa kepedulian dan berbagi dengan saudara lainnya,” kata Lamhot.

Dukungan finansial tumpak dan doorprize turut disiapkan untuk menyemarakkan seluruh rangkaian agenda silaturahmi diaspora Toga Sinaga.

Ia mengingatkan pentingnya menjaga tradisi saling bantu di tengah era perubahan sosial yang dinamis.

“Solidaritas itu jangan hanya menjadi kata-kata. Ketika ada saudara membutuhkan, kita hadir dan ikut meringankan,” ujarnya.

Selain fungsi sosial, gelaran budaya lokal ini dipandang memiliki daya dongkrak terhadap sektor pariwisata serta roda ekonomi masyarakat Samosir. Kedatangan ribuan perantau memacu konsumsi sektor transportasi, perhotelan, hingga penginapan lokal.

“Kegiatan budaya seperti ini merupakan bagian penting dari ekosistem pengembangan pariwisata. Kehadiran ribuan perantau memberikan efek domino bagi ekonomi lokal,” kata Lamhot.

Warisan kebudayaan dinilai memiliki potensi ekonomi produktif jika dikelola secara terstruktur dan profesional.

“Kalau dikelola dengan baik, manfaatnya bisa dirasakan masyarakat secara langsung. Budaya juga dapat memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.

Lamhot berharap semangat gotong royong ini terus berlanjut melalui program pemberdayaan ekonomi, pendidikan, serta kebudayaan secara berkelanjutan.

“Yang paling penting adalah bagaimana kebersamaan ini memberikan manfaat. Dari pertemuan itu harus lahir kepedulian dan gotong royong,” katanya.

Ruang lingkup kerja Komisi VII DPR RI sendiri meliputi perindustrian, UMKM, ekonomi kreatif, pariwisata, hingga sarana publikasi.

Bagi Lamhot, alokasi bantuan lebih dari setengah miliar rupiah ini merupakan bentuk nyata komitmen kekerabatan bagi masyarakat Samosir.

“Kalau kita punya kesempatan untuk berbagi, jangan kita lewatkan. Ukuran keberhasilan kebersamaan adalah manfaat yang bisa diberikan kepada orang lain,” ujarnya.

Share your love

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *