Wagub NTB Ajak Pelajar Berani Bersuara Cegah Kekerasan dan Nikah Dini - lkipartaigolkar

Wagub NTB Ajak Pelajar Berani Bersuara Cegah Kekerasan dan Nikah Dini

Share your love

LKI Golkar – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Indah Dhamayanti Putri mengajak pelajar berani bersuara jika melihat atau mengalami kekerasan terhadap perempuan dan anak. Ia juga meminta generasi muda ikut memutus mata rantai pernikahan dini.

Pesan itu disampaikan Indah saat menghadiri sosialisasi Pendewasaan Usia Perkawinan Menuju NTB Emas bersama Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) NTB di SMAN 2 Mataram, Senin, 21 September 2026.

“Anak-anak harus menjadi duta untuk meyakinkan diri agar tidak pernah menjadi sosok laki-laki yang melakukan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Tetapi ketika melihat hal itu terjadi, kalian harus membuka diri untuk menyampaikan,” kata Indah.

Menurutnya, banyak kasus kekerasan tidak terungkap karena korban atau orang di sekitarnya enggan bercerita. Karena itu, siswa diminta tidak takut melapor, termasuk kepada guru Bimbingan Konseling (BK).

“Ketika hal itu terjadi di sekolah, Guru Bimbingan Konseling menjadi garda terdepan yang didatangi pertama kali,” ujarnya.

Selain kekerasan, Indah menyoroti pentingnya pendewasaan usia perkawinan. Menurutnya, kesiapan menikah tidak cukup hanya dilihat dari umur, tetapi juga kondisi fisik dan psikologis.

Ia mencontohkan kesiapan kesehatan calon ibu yang perlu diperhatikan sebelum memasuki kehidupan berkeluarga.

“Kalau belum 23 sentimeter, walaupun usianya sudah cukup, anak-anak belum boleh memiliki anak karena kecenderungannya akan memiliki bayi yang stunting,” katanya.

Indah juga meminta pelajar tidak terburu-buru menikah dan tetap mengejar pendidikan serta cita-cita.

“Anak-anak hadir untuk menuntut ilmu di sekolah, punyalah mimpi yang lebih tinggi,” ujarnya.

Ia menegaskan perempuan dan laki-laki memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan mengambil peran dalam pembangunan.

Sementara itu, Plt Kepala SMAN 2 Mataram Gunawan mendukung kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi di luar pembelajaran kelas penting untuk memperkuat wawasan dan karakter siswa sebelum melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.

Share your love

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *