
Tangis Haru Iringi Pemakaman Daeng Rusnadi, Cen Sui Lan Turun Langsung Mengantar
Share your love
LKI Golkar – Ratusan pelayat memadati Pemakaman Taman Bahagia Ranai, Kelurahan Ranai, Kecamatan Bunguran Timur, Jumat (1/5/2026), untuk mengantarkan kepergian Daeng Rusnadi ke tempat peristirahatan terakhirnya.
Sejak siang hari, para pelayat yang terdiri dari unsur pemerintah, tokoh masyarakat, hingga warga umum berduyun-duyun hadir. Di bawah terik matahari, mereka tetap bertahan sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada sosok yang dikenal luas di Kabupaten Natuna.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam prosesi pemakaman, di antaranya Bupati Natuna Cen Sui Lan, Wakil Bupati Jarmin, serta anggota DPRD Natuna. Hadir pula mantan Wakil Bupati Natuna Rodial Huda bersama sejumlah tokoh dan mantan pejabat lainnya.
Suasana haru menyelimuti seluruh rangkaian pemakaman. Prosesi berlangsung khidmat, mencerminkan besarnya kehilangan atas wafatnya sosok yang selama ini menjadi panutan masyarakat.
Di antara pelayat, tampak Ngesti Yuni Suprapti yang juga mantan Wakil Bupati Natuna, setia mendampingi hingga akhir prosesi pemakaman. Ketegaran juga terlihat dari anak-anak almarhum, termasuk Daeng Ganda Rahmatullah, yang tetap kuat meski diliputi duka mendalam.
Daeng Rusnadi mengembuskan napas terakhir pada Jumat dini hari di RSUD Natuna, sebelum akhirnya dimakamkan usai pelaksanaan Salat Jumat.
Lahir pada 23 Maret 1960, almarhum wafat pada usia 66 tahun. Dalam perjalanan kariernya, ia dikenal sebagai politikus senior dari Partai Golkar yang memiliki pengaruh kuat di Natuna.
Ia memulai kiprah politik sebagai Ketua DPRD Natuna periode 1999–2004, sebelum kemudian menjabat sebagai Bupati Natuna. Selain itu, ia juga dikenal sebagai tokoh masyarakat yang dekat dengan warga dan aktif dalam berbagai kegiatan sosial.
Kepergiannya disebut akibat penyakit yang telah diderita selama beberapa tahun terakhir.
Kepergian Daeng Rusnadi meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi masyarakat Natuna yang selama ini mengenalnya sebagai pemimpin sekaligus sosok yang bersahaja.



