Gubernur John Tabo Genjot Pendidikan Papua Pegunungan, Anak OAP Disiapkan Kuliah hingga ke Luar Negeri - lkipartaigolkar

Gubernur John Tabo Genjot Pendidikan Papua Pegunungan, Anak OAP Disiapkan Kuliah hingga ke Luar Negeri

Share your love

LKI Golkar – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan (Pemprov Papeg) membangun sekolah berkarakter mulai dari jenjang pendidikan PAUD hingga SMA guna meningkatkan sumber daya manusia orang asli Papua (OAP).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papeg Simon Sembor di Wamena, Kamis mengatakan sesuai instruksi kepala daerah sejak tahun lalu telah dibangun sekolah berkarakter mulai TK hingga SMA.

“Anak-anak di PAUD untuk didorong lebih efektif belajar, mengenal bahasa Inggris, komputer untuk membentuk jiwa kepribadian dan karakter yang baik. Karena anak-anak sekarang kalau sudah kenal gawai tidak mau belajar, tata krama menjadi hilang, ini yang coba kita ubah dalam sekolah PAUD untuk anak-anak dibentuk karakter sejak dini,” katanya, dikutip dari AntaraNews.

Menurut dia, visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Pegunungan John Tabo-Ones Pahabol lima tahun ke depan menitikberatkan kepada pendidikan bermutu dan berkarakter untuk meningkatkan SDM di daerah ini.

“Kami juga sedang membangun sekolah SD dan SMP berpola asrama yang dikhususkan bagi anak-anak kurang mampu dari delapan kabupaten untuk dapat bersekolah di tempat yang pemerintah sediakan,” ujarnya.

Dia menjelaskan saat ini salah satu sekolah global training center telah dibangun di kawasan Napua, Kabupaten Jayawijaya untuk mempersiapkan lulusan SMA berprestasi untuk melanjutkan ke perguruan tinggi.

“Kami sudah bangun global training center yang menjadi pusat dan pelatihan bagi anak-anak tamat SMA. Nantinya tamatan SMA akan dibekali bahasa Inggris, bahasa asing lain sebelum mereka keluar menempuh pendidikan di perguruan tinggi,” katanya.

Dia menambahkan untuk putra-putri yang akan melanjutkan pendidikan perguruan tinggi ke luar negeri itu ada jurusan-jurusan khusus yang menjadi program unggulan Pemprov Papua Pegunungan.

“Kami nanti tidak mengirim mahasiswa sembarang ke luar negeri, tetapi ada jurusan-jurusan khusus yang menjadi prioritas pemerintah, supaya saat mereka kembali tersedia lapangan pekerjaan dan ilmunya terpakai dalam mengelola kekayaan alam di daerah ini,” ujarnya.

Share your love

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *