
Gubernur Fakhiri minta Presiden Prabowo Lanjutkan Pembangunan Jalan untuk Buka Keterisolasian
Share your love
LKI Golkar – Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri meminta Presiden Prabowo melanjutkan pembangunan infrastruktur jalan, khususnya di wilayah Papua untuk membuka keterisolasian antar daerah.
Hal itu disampaikan Fakhiri usai mengikuti peresmian pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Tahun 2025 tentang pembangunan jalan daerah sepanjang 1.151 kilometer di 37 provinsi, termasuk Papua oleh Presiden Prabowo Subianto.
“Pembangunan infrastruktur jalan menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat Papua yang selama ini masih menghadapi keterisolasian akibat minimnya akses transportasi darat,” kata Fakhiri di Kota Jayapura, Selasa (23/6/2026).
Ia berharap pemerintah pusat dapat melanjutkan pembangunan sejumlah ruas jalan yang telah diusulkan Pemerintah Provinsi Papua pada tahun mendatang.
“Orang Papua membutuhkan konektivitas. Kalau jalan itu bisa tembus, tentunya hasil kebun mereka bisa dibawa keluar sampai ke pusat-pusat perkotaan di kabupaten bahkan ke provinsi,” ujarnya.
Dia mengatakan, pembukaan akses jalan tidak hanya akan meningkatkan mobilitas masyarakat, tetapi juga menggerakkan perekonomian daerah melalui distribusi hasil pertanian dan perkebunan.
Pemerintah Provinsi Papua, lanjutnya, telah mengusulkan tujuh ruas jalan prioritas kepada Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional.
“Kami ada tujuh usulan yang sudah kami masukkan di balai. Nanti saat bertemu Menteri PU, saya akan membawa para bupati supaya kebutuhan daerah bisa disampaikan secara langsung,” katanya.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten dalam mempercepat pembangunan konektivitas di Papua.
“Kolaborasi ini yang penting untuk membuka konektivitas Papua. Kalau akses jalan terbuka, masyarakat akan lebih mudah mendapatkan pelayanan dan meningkatkan kesejahteraan mereka,” katanya.



