
Babel Percepat Perbaikan Dermaga Pelabuhan Sadai
Share your love
LKI Golkar – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani mengatakan pemprov mempercepat perbaikan kerusakan dermaga Pelabuhan Sadai, Kabupaten Bangka Selatan, agar aktivitas bongkar muat berbagai kebutuhan masyarakat di pelabuhan kembali berjalan lancar.
“Perbaikan dermaga ini harus segera dilakukan demi keamanan dan keselamatan jangka panjang agar semua aktifitas di Pelabuhan ini kembali berjalan lancar,” kata Hidayat saat meninjau kerusakan dermaga di Pelabuhan Sadai, Selasa.
Ia mengatakan jembatan gerak atau hidrolik di dermaga Pelabuhan Sadai Kabupaten Bangka Selatan mengalami kerusakan atau amblas, sehingga menyebabkan penundaan bongkar muat barang dari kapal yang akan bersandar di pelabuhan tersebut.
“Setelah kita tinjau tadi memang ada yang amblas, tetapi belum begitu berat kerusakannya dan masih bisa digunakan. Apalagi hari ini ada kapal yang sudah sandar dan semoga aman saat membongkar muatanya,” katanya.
Ia mengatakan meski kondisi kerusakan saat ini belum sepenuhnya rusak, namun perbaikan keseluruhan harus segera dilakukan demi keamanan dan keselamatan jangka panjang agar semua aktifitas berjalan lancar.
“Rencana rehab atau perbaikan ini sudah lelang proyek, pekan depan sudah jalan dan diperkirakan sampai hingga bulan selesai,” ujarnya.
Menurut dia, jika aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Sadai ini terganggu, maka pasokan berbagai kebutuhan pokok, barang serta mobilitas masyarakat juga akan ikut terganggu, yang akhirnya dapat menimbulkan persoalan ekonomi regional.
Oleh karena itu, selama dua bulan masa perbaikan dermaga ini, maka kapal-kapal yang biasa bersandar di Pelabuhan Sadai akan dialihkan dulu ke pelabuhan lainnya.
“Saya sebagai gubernur akan memberikan dispensasi sekali saja bagi kapal sandar di Pelabuhan Sadai hari ini, karena ada avtur dan benur udang yang nilainya hampir Rp10 miliar. Jadi kita minta ASDP sediakan emergency flat,” ujarnya.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Babel M Haris menambahkan pihaknya sudah berkoordinasi dengan KSOP Pangkalbalam, Pelindo dan ASDP sebagai operator kapal untuk mencarikan solusi tepat persoalan ini.
“Kita carikan solusi agar kapal sandar di Pelabuhan Sadai untuk sementara dialihkan ke Pelabuhan Pangkabalam, karena itu yang diperintahkan oleh Pak Gubernur Hidayat Arsani,” ujarnya.
Kepala PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bangka Agustinus Cahyo mengakui memang terdapat kerusakan, namun aktivitas penurunan masih bisa dilakukan satu kali pelayanan, sesuai kesepakatan bersama Dinas Perhubungan Babel dan Kabupaten Bangka Selatan serta KSOP.
Setelah itu, memang dermaga ini akan dilakukan rehabilitasi dengan waktu pengerjaan sekitar dua bulan, sehingga aktivitas sementara dialihkan ke Pelabuhan Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang.
“Untuk hari ini kapal dari Belitung berangkat siang hari dan diperkirakan tiba subuh nanti sekitar 10 jam perjalanan. Langkah ini kita ambil untuk menghindari risiko tinggi sandar di malam hari,” ujarnya.



