
Gubernur Babel: Gereja Harus Menjadi Ruang Dialog dan Edukasi
Share your love
LKI Golkar – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani mengatakan gereja harus menjadi ruang dialog dan edukasi yang inklusif bagi masyarakat luas.
“Gereja bukan sekadar tempat ibadah, melainkan pusat pembinaan karakter dan wadah persemaian nilai-nilai kasih serta kepedulian sosial. Gereja juga harus menjadi ruang dialog dan edukasi yang inklusif bagi masyarakat luas,” ujar Gubernur Hidayat Arsani saat meresmikan Gereja Katolik Santo Yohanes Pemandi Stasi Baturusa di Kabupaten Bangka, Minggu.
“Peresmian gereja ini momentum kita untuk memperkuat kerukunan antarumat beragama di daerah ini,” katanya.
Ia menegaskan berdirinya bangunan gereja ini merupakan bukti nyata dari semangat gotong royong dan keteguhan iman seluruh umat beragama khususnya umat Katolik di Kabupaten Bangka ini.
Gubernur menyampaikan di tengah kemajemukan masyarakat di Kepulauan Bangka Belitung, keberadaan institusi agama merupakan pilar utama dalam menjaga stabilitas dan harmoni sosial.
“Saya berharap umat Katolik semakin bersemangat dalam meningkatkan kualitas iman dan menjadikan gereja ini sebagai pusat kegiatan sosial yang membawa manfaat bagi masyarakat sekitar tanpa memandang perbedaan,” katanya.
Pastor Paroki Katedral Santo Yosef Pangkalpinang, Romo Yustinus Talaleng menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubernur Hidayat Arsani yang telah meluangkan waktu untuk hadir bersama jajaran Forkopimda.
“Hari ini bukan hanya peresmian pembangunan rumah ibadah, melainkan sedang meneguhkan iman. Bahtera ini adalah bukti pengharapan yang tidak sia-sia,” katanya .
Pada akhir acara, peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Hidayat Arsani dengan didampingi oleh Uskup Keuskupan Pangkalpinang, Mgr. Adrianus Sunarko, OFM., beserta jajaran pastor, suster, dan umat Katolik.
Turut hadir mendampingi Gubernur Kepulauan Babel dalam acara tersebut di antaranya adalah unsur Forkopimda Provinsi Kepulauan Babel, Forkopimda Kabupaten Bangka, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bangka, Anggota DPRD Babel, Pj. Sekda Babel, Sekda Bangka, serta para kepala OPD Lingkup Provinsi Bangka Belitung dan Kabupaten Bangka.



