Elektabilitas Golkar Tembus 10% di Dua Survei Politik Oktober 2026 - lkipartaigolkar

Elektabilitas Golkar Tembus 10% di Dua Survei Politik Oktober 2026

Share your love

LKI Golkar – Partai Golkar mencatat elektabilitas di atas 10% dalam dua survei politik yang dirilis pada Oktober 2026. Survei Indonesia Political Opinion (IPO) menempatkan Golkar di posisi ketiga dengan elektabilitas 10,7%, sedangkan Voxpol Center mencatat angka 11,7%.

Hasil tersebut menempatkan Golkar di bawah Partai Gerindra dan PDI Perjuangan dalam kedua survei. Capaian ini menjadi salah satu indikator dukungan terhadap partai menjelang Pemilu 2029, meski hasil survei tidak serta-merta mencerminkan hasil pemilu mendatang.

Dalam survei IPO, Gerindra memperoleh elektabilitas 23,1%, disusul PDI Perjuangan sebesar 11,6%. Golkar berada di urutan ketiga dengan 10,7%.

Survei IPO dilaksanakan pada 12–21 Oktober 2026 dengan melibatkan 1.200 responden dan margin of error sekitar 2,9%.

Sementara itu, survei Voxpol Center yang dirilis Kamis (22/10/2026) mencatat Gerindra memperoleh elektabilitas 21,1%, PDI Perjuangan 16,1%, dan Golkar 11,7%.

Menanggapi hasil tersebut, Ketua Umum Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Said Aldi Al Idrus menilai aktivitas kader di tengah masyarakat menjadi salah satu faktor yang menopang elektabilitas partai. Ia menyebut konsolidasi dilakukan dari tingkat kabupaten/kota hingga pusat.

“Kalau kita melihat kondisi sekarang, kader-kader Partai Golkar memang semakin agresif bergerak, mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga DPP. Seluruh organisasi yang mendirikan dan didirikan Partai Golkar, termasuk organisasi sayap, semuanya bergerak untuk kepentingan rakyat,” kata Said kepada Bisnis, Senin (26/10/2026).

Menurut Said, aktivitas tersebut sejalan dengan arahan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia agar kader tidak hanya bergerak menjelang pemilihan umum. Dia menyebut kerja sosial dan keterlibatan langsung di masyarakat menjadi bagian dari strategi partai untuk menjaga kedekatan dengan pemilih.

“Ini sesuai dengan arahan Ketua Umum Partai Golkar, Bapak Bahlil Lahadalia, bahwa kader-kader Golkar harus terus bergerak dan jangan menunggu pemilu. Jadi, memang tugas kita adalah membantu masyarakat di mana pun kita berada,” ujarnya.

Said juga menyoroti kegiatan sosial AMPG, termasuk bantuan bagi korban banjir bandang di Aceh Tamiang, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Menurut dia, kader AMPG menyalurkan ribuan paket bantuan dan membantu warga terdampak bencana.

“Sejak hari kedua kejadian sampai hari ini, tim kami masih berada di Aceh Tamiang untuk membantu masyarakat, termasuk memperbaiki rumah-rumah ibadah dan masjid. Ini merupakan arahan Ketua Umum bahwa kita harus bekerja untuk masyarakat,” jelasnya.

Selain kegiatan sosial, AMPG menjalankan program Akademi AMPG untuk mendukung pengembangan kader muda. Organisasi tersebut juga menggelar kegiatan olahraga, termasuk turnamen futsal dan basket, sebagai sarana memperluas partisipasi generasi muda.

“Di AMPG sekarang juga ada Akademi AMPG. Di sana para senior Partai Golkar memberikan ilmu kepada kader-kader muda. Semua anak muda Partai Golkar berpartisipasi untuk membantu masyarakat, bukan semata-mata untuk menaikkan elektabilitas,” katanya.

Meskipun elektabilitas Golkar berada di atas 10% dalam kedua survei tersebut, Said mengingatkan kader agar tidak berpuas diri. Ia menyebut hasil survei harus menjadi dorongan untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan meningkatkan perolehan suara pada Pemilu 2029.

Golkar, kata Said, menargetkan penambahan kursi DPR RI dari 102 kursi yang dimiliki saat ini. Target tersebut menjadi salah satu agenda partai di bawah kepemimpinan Bahlil Lahadalia.

“Ini menjadi momentum semangat seluruh kader Partai Golkar untuk terus berbuat. Di bawah kepemimpinan Bapak Bahlil Lahadalia, kita ingin meningkatkan jumlah kursi di DPR. Jadi, hasil survei ini menjadi motivasi kita semua dan insyaallah kita akan terus bergerak,” pungkasnya.

Share your love

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *