Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Bupati Bulungan Syarwani Soroti Kesenjangan Kompetensi Tenaga Kerja di Tengah Masuknya Investasi - lkipartaigolkar

Bupati Bulungan Syarwani Soroti Kesenjangan Kompetensi Tenaga Kerja di Tengah Masuknya Investasi

Share your love

LKI Golkar – Bulungan Job Fair 2026 yang membuka 672 lowongan digelar 9-10 Juni. Namun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan menilai tantangan utama yakni belum optimalnya kesesuaian kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.

Bupati Bulungan, Syarwani, mengatakan pelaksanaan Job Fair tahun ini merupakan hasil evaluasi dari kegiatan serupa yang digelar sebelumnya.

Selain menjadi sarana rekrutmen tenaga kerja, kegiatan tersebut juga dirancang sebagai wadah komunikasi antara pemerintah, perusahaan, dan para pencari kerja terkait kebutuhan tenaga kerja yang terus berkembang.

“Kegiatan tahun sebelumnya menjadi bahan evaluasi untuk penyempurnaan di tahun 2026 ini. Kita lihat ada sekitar 600 lebih lowongan yang dibuka oleh sektor swasta dari 24 perusahaan yang berpartisipasi. Saya yakin masih banyak perusahaan yang membuka peluang dan kesempatan yang sama,” ujar Syarwani, Selasa (9/6/2026).

Menurutnya, persoalan yang saat ini perlu mendapat perhatian serius adalah sinkronisasi antara kualifikasi tenaga kerja yang tersedia dengan kebutuhan industri yang terus berkembang seiring masuknya investasi ke daerah.

“Persoalannya adalah kebutuhan akan kualifikasi tenaga kerja yang harus terus kita komunikasikan, baik dari penyedia kerja maupun pemerintah. Sehingga kegiatan Job Fair ini bukan hanya sekadar lowongan pekerjaan, tetapi juga menjadi ruang berbagi informasi mengenai kebutuhan tenaga kerja yang dibutuhkan dunia usaha,” katanya, dikutip dari RRI.

Ia menjelaskan, penyediaan lapangan kerja dan peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan salah satu prioritas pembangunan daerah.

Seiring berkembangnya investasi dan pembangunan di Kabupaten Bulungan maupun Kalimantan Utara, kebutuhan terhadap tenaga kerja yang kompeten dan siap bersaing semakin meningkat.

Bulungan Job Fair 2026 dipandang sebagai sarana strategis untuk mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha sekaligus memperluas akses informasi ketenagakerjaan bagi masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Bulungan terus berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif agar semakin banyak peluang kerja tersedia bagi masyarakat. Kehadiran berbagai perusahaan dalam kegiatan ini merupakan bentuk sinergi yang sangat baik antara pemerintah dan sektor swasta dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah,” ungkapnya.

Syarwani juga menekankan pentingnya kesiapan generasi muda Bulungan dalam menghadapi kebutuhan dunia industri, terutama di tengah berkembangnya investasi strategis dan sektor hilirisasi yang membuka peluang besar bagi tenaga kerja lokal.

“Investasi strategis yang berkembang di Kalimantan Utara membuka peluang besar bagi tenaga kerja lokal. Karena itu generasi muda Bulungan harus mempersiapkan diri dengan keterampilan, disiplin, etos kerja, dan kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja saat ini,” tegasnya.

Dalam Job Fair 2026, pemerintah juga menghadirkan talkshow bertema persiapan memasuki dunia kerja dan peluang kerja di Kabupaten Bulungan bersama narasumber dari PT Kalimantan Aluminium Industry (KAI).

Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan gambaran kepada para pencari kerja mengenai kompetensi yang dibutuhkan industri saat ini.

Selain itu, BP3MI Kalimantan Utara turut memberikan edukasi terkait prosedur bekerja ke luar negeri secara legal dan aman.

Menurut Syarwani, pemahaman tersebut penting agar masyarakat tidak terjebak dalam praktik penyaluran tenaga kerja ilegal maupun tindak pidana perdagangan orang.

“Kita tidak ingin ada warga yang menjadi korban praktik penyaluran tenaga kerja ilegal, perdagangan orang, maupun berbagai bentuk eksploitasi akibat kurangnya informasi. Karena itu masyarakat yang berminat bekerja di luar negeri harus menempuh jalur resmi dan memanfaatkan layanan pemerintah yang tersedia,” bebernya.

Ia berharap Bulungan Job Fair 2026 menjadi momentum memperkuat keterhubungan antara dunia pendidikan dan dunia industri, meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal, serta menekan angka pengangguran di Kabupaten Bulungan.

“Kesuksesan dalam dunia kerja tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga integritas, disiplin, kemampuan berkomunikasi, semangat belajar, dan kemauan untuk terus berkembang. Ini yang harus dipersiapkan agar peluang kerja yang tersedia benar-benar dapat diisi oleh tenaga kerja lokal yang kompeten,” tuturnya. 

Share your love

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *