
Bahlil Yakin Golkar Bisa Naik Kelas, Targetkan Kursi Lebih Banyak di 2029
Share your love
LKI Golkar – Target menambah perolehan kursi legislatif di Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 mendatang, menjadi fokus Partai Golkar untuk bisa dicapai.
Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menegaskan dua agenda besar yang menjadi fokus partainya menjelang Pemilu 2029, yakni meningkatkan perolehan kursi legislatif dan memastikan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto serta Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berjalan sukses hingga akhir masa jabatan.
Pesan tersebut disampaikan Bahlil saat melantik jajaran pengurus DPD I Partai Golkar Aceh di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh, Sabtu (11/7).
Di hadapan sekitar 180 pengurus yang baru dilantik, Bahlil menekankan bahwa konsolidasi organisasi merupakan fondasi utama untuk memperkuat mesin partai sekaligus mendongkrak perolehan kursi pada Pemilu 2029.
“Dalam konteks menaikkan kursi, kami menetapkan bahwa konsolidasi adalah instrumen terpenting. Musda dan pelantikan merupakan bagian dari konsolidasi,” ujar Bahlil.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) itu menjelaskan, Partai Golkar sejak awal lahir sebagai rumah besar bagi seluruh elemen masyarakat. Karena itu, kekuatan partai harus terus dijaga melalui kebersamaan tanpa sekat antara kader senior maupun junior.
“Golkar lahir dari rakyat, dari petani, nelayan, guru, buruh, hingga purnawirawan TNI-Polri. Semua adalah kekuatan besar yang harus dirangkul dan bekerja bersama,” katanya.
Bahlil juga mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik untuk mengesampingkan perbedaan latar belakang dan fokus pada tujuan utama partai, yakni memperjuangkan kesejahteraan rakyat.
“Tujuannya cuma satu, bagaimana mewujudkan cita-cita Proklamasi, menghadirkan kesejahteraan, memberikan hak yang sama kepada seluruh rakyat, dan memperjuangkan apa yang menjadi kebaikan bagi bangsa dan negara,” tegasnya.
Menurut Bahlil, keberhasilan sebuah partai politik sangat ditentukan oleh soliditas internal. Ia bahkan mengaku pernah membaca literatur yang menyimpulkan bahwa konsolidasi merupakan faktor paling menentukan dalam memenangkan kontestasi politik.
Karena itu, ia meminta DPD Golkar Aceh segera melanjutkan proses konsolidasi hingga ke tingkat kabupaten/kota, kecamatan, bahkan desa melalui pelaksanaan musyawarah daerah (Musda).
“Saya meminta kepada pengurus provinsi setelah ini segera melaksanakan musda di tingkat kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua DPD I Partai Golkar Aceh M. Salim Fakhry menyatakan optimistis target penambahan kursi pada Pemilu 2029 dapat diwujudkan. Saat ini Golkar Aceh memiliki 88 anggota DPRD kabupaten/kota, sejumlah anggota DPR Aceh, serta tiga wakil di DPR RI.
Menurut Salim, kekompakan internal menjadi modal utama untuk meningkatkan kekuatan politik Golkar di Aceh.
“Kami tidak bermuluk-muluk. Insya Allah akan kami tambah. Nanti akan kami buktikan, apalagi kalau kami bisa bersatu,” ujarnya optimistis.



