Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Awali Pembangunan Kopdes Merah Putih di Biak Numfor, Mathius Fakhiri Ogah Bebani Rakyat – lkipartaigolkar

Awali Pembangunan Kopdes Merah Putih di Biak Numfor, Mathius Fakhiri Ogah Bebani Rakyat

Share your love

LKI Golkar – Gubernur Papua Mathius D Fakhiri melakukan peletakan batu pertama sebagai penanda awal pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Kampung Warsansan, Distrik Biak Utara, Kabupaten Biak Numfor, Sabtu (23/5/2026).

Menurut Fakhiri, implementasi Kopdes Merah Putih sebagai program strategis nasional yang digagas Presiden Prabowo itu tanpa pungutan yang membebani masyarakat.

“Syaratnya tanah. Tanah dikasih gratis untuk dibangun. Jadi, tanah tetap milik masyarakat,” kata Fakhiri dalam keterangan pers, Senin (25/5).

Mantan polisi itu mengatakan program Kopdes Merah Putih merupakan upaya memperkuat ekonomi rakyat dari tingkat keluarga hingga kabupaten.

Kehadiran koperasi itu diharapkan menjadi elemen krusial dalam membangun rantai ekonomi masyarakat di kampung-kampung.

Adapun Kopdes Merah Putih di Kampung Warsansan, Biak Numfor, akan berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 1.000 meter persegi.

Bangunan itu akan dilengkapi klinik kesehatan, kantor koperasi, gerai penjualan, dan gudang penampungan hasil produksi masyarakat, termasuk produk buah-buahan lokal.

Fakhiri menjelaskan nantinya Kopdes Merah Putih Kampung Warsansa akan berfungsi sebagai pusat distribusi hasil pertanian dan perkebunan warga menuju Kota Biak.

Pemerintah juga telah menyiapkan dukungan transportasi dan jaringan usaha untuk melancarkan mobilitas barang tersebut.

“Masyarakat silakan jual di koperasi. Nanti akan ditampung oleh koperasi. Itu mata rantainya, rantai bisnis yang dibangun pemerintah,” tambahnya.

Meski pemerintah menyediakan infrastruktur, Fakhiri mengimbau masyarakat untuk tidak hanya bergantung pada koperasi. Dia mendorong warga untuk aktif memperkuat sektor produksi di kampung, khususnya komoditas lokal unggulan.

“Nanti di sini mungkin urus mangga, di bawah pisang, di bawah lagi jambu, supaya koperasi ini hidup dan ekonomi keluarga bisa jalan,” harapnya. 

Dalam kesempatan itu, Fakhiri juga menekankan pentingnya pembangunan yang tepat sasaran dan tidak sekadar didasarkan pada kepentingan pejabat atau daerah tertentu.

Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Papua berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten di wilayahnya dalam mendukung ekonomi kampung melalui koperasi dan program strategis lainnya.

“Jadi, saya minta bangun itu ada potensi untuk masyarakat bisa mengembangkan dirinya,” ujar Fakhiri tegas.

Share your love

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *