
Gubernur Melki Laka Lena Dorong NTT Jadi Prioritas Penguatan Fasilitas Kesehatan
Share your love
LKI Golkar – Upaya memperkuat layanan kesehatan di daerah kepulauan kembali mendapat dorongan. Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur membuka peluang kolaborasi teknis dan pembiayaan dengan Perkumpulan Teknik Pelayanan Kesehatan Indonesia guna mempercepat pengembangan fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes).
Dalam pertemuan virtual, Jumat (27/3/2026), Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan bahwa sektor kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang tidak bisa ditunda penguatannya, terutama di wilayah dengan tantangan geografis seperti NTT.
Pertemuan yang berlangsung singkat itu menjadi pintu awal pembahasan rencana dukungan PTPI, mulai dari aspek perencanaan teknis hingga skema pembiayaan pengembangan fasilitas kesehatan. PTPI sendiri diwakili oleh Eko Supriyanto.
“Kolaborasi ini penting agar pembangunan fasilitas kesehatan tidak hanya mengejar kuantitas, tetapi juga kualitas dan standar keselamatan,” demikian penekanan yang mengemuka dalam dialog tersebut.
Turut mendampingi gubernur, Kepala Dinas Kesehatan NTT Ruth Diana Laiskodat serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu NTT Sylvia Ratnawati Peku Djawang bersama jajaran.
Sebagai organisasi yang beranggotakan ahli teknik dan institusi kesehatan, PTPI membawa pendekatan berbasis standar. Organisasi ini juga terhubung dengan International Federation of Healthcare Engineering serta menjadi mitra Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam pengelolaan fasilitas kesehatan.
Tidak hanya itu, PTPI turut berperan dalam penguatan sertifikasi tenaga ahli bersama Badan Standardisasi Nasional dan Komite Akreditasi Nasional. Bidang keahliannya mencakup spektrum luas, mulai dari bangunan medis hingga sistem informatika kesehatan.
Dalam pembahasan, NTT disebut sebagai salah satu wilayah prioritas pengembangan fasyankes. Hal ini sejalan dengan kebutuhan peningkatan akses dan mutu layanan kesehatan di kawasan timur Indonesia yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur.
Sebagai tindak lanjut, PTPI merencanakan kunjungan lapangan ke NTT pada April mendatang. Agenda yang disiapkan meliputi peninjauan fasilitas di Rumah Sakit Umum Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang dan Rumah Sakit Jiwa Naimata Kupang, serta penyelenggaraan seminar dan lokakarya.
Bagi Pemerintah Provinsi NTT, langkah ini menjadi bagian dari strategi mempercepat peningkatan kualitas layanan kesehatan secara menyeluruh. Di tengah keterbatasan yang ada, kolaborasi dengan mitra teknis dinilai menjadi kunci untuk menghadirkan fasilitas kesehatan yang lebih aman, bermutu, dan terjangkau bagi masyarakat.


