
Pentas Seni SDK Don Bosco 3 Kupang, Gubernur Melki Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter
Share your love
LKI Golkar – Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan bahwa sekolah memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter dan kreatif.
Hal tersebut disampaikan saat membuka secara resmi Pentas Seni yang digelar SDK Don Bosco 3 Kupang di Aula El Tari, Kupang, Jumat (13/3/2026).
Menurut Melki, setiap anak memiliki potensi yang sama untuk berkembang. Karena itu, lingkungan pendidikan harus mampu menjadi ruang yang mendorong lahirnya generasi yang cerdas, kreatif, serta memiliki kemampuan sosial yang baik.
“Setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan. Sekolah harus menjadi tempat yang membentuk anak tidak hanya pintar, tetapi juga memiliki karakter dan kreativitas,” ujarnya.
Melki juga mengaku bangga terhadap SDK Don Bosco 3 Kupang yang telah melahirkan banyak alumni yang berkontribusi bagi pembangunan daerah. Ia bahkan menyebut dirinya bersama Wali Kota Kupang merupakan bagian dari alumni sekolah tersebut.
“Sekolah ini telah melahirkan banyak tokoh yang berkontribusi bagi NTT. Saya dan Wali Kota Kupang juga pernah menempuh pendidikan di sini,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Melki turut mendorong kolaborasi seluruh pihak untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Nusa Tenggara Timur (NTT), terutama pada jenjang pendidikan dasar.
Menurutnya, sekolah dasar harus menjadi fondasi utama dalam membangun kemampuan kognitif, motorik, serta keterampilan sosial anak.
“Saya berharap sekolah-sekolah dasar di Kupang dapat menjadi contoh dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan menyeluruh,” jelasnya.
Sementara itu, Wali Kota Kupang Christian Widodo menilai kegiatan pentas seni merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kualitas masyarakat yang memiliki ilmu pengetahuan, karakter, dan iman yang kuat.
“Kemajuan daerah sangat bergantung pada kualitas masyarakatnya. Karena itu pendidikan karakter, ilmu pengetahuan, dan iman harus berjalan beriringan,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi keberanian para siswa yang tampil di panggung dan berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan sebagai ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat dan mengekspresikan diri.
Ketua panitia kegiatan, Efendi Inovasi, mengatakan pentas seni tersebut menjadi wadah bagi para siswa untuk menyalurkan kreativitas sekaligus memperkuat kebersamaan di tengah keberagaman.



