
Cen Sui Lan Beber Pengelolaan Keuangan Natuna: Utang Rp187 M Tuntas, Efisiensi Anggaran Jadi Kunci
Share your love
LKI Golkar – Pemerintah Kabupaten Natuna menegaskan komitmennya dalam pengelolaan keuangan yang bertanggung jawab, terutama untuk pembangunan dan pelayanan masyarakat. Hal ini disampaikan Bupati Natuna, Cen Sui Lan, dalam paparannya mengenai realisasi pelunasan utang daerah.
Cen Sui Lan mengungkapkan bahwa pada tahun 2024, pemerintah kabupaten memiliki utang sebesar Rp187.114.328.000. Dari jumlah tersebut, pelunasan di tahun 2025 mencapai Rp150.000.000.000, sehingga sisa utang per 31 Desember 2025 tercatat Rp37.000.000.000.
“Dan pelunasannya sudah kita selesaikan tahun ini,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa tahun 2025 juga telah diselesaikan.
Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan terima kasih kepada para kontraktor yang telah bersabar menunggu hingga utang-utang tersebut akhirnya bisa dilunasi.
Ucapan terima kasih juga ditujukan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), khususnya Ketua Dewan, yang setiap hari terus mengingatkan dan menyinggung agar pembayaran utang diprioritaskan. “Tidak ada pekerjaan tidak apa-apa, yang penting membayar utang dulu. Dan Alhamdulillah kita bisa menyelesaikan,” kata Cen Sui Lan menirukan pesan Ketua Dewan.
Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah bersabar dan terus berusaha, meskipun prosesnya berjalan tertatih-tatih, hingga akhirnya utang-utang tersebut dapat diselesaikan. Bupati menegaskan bahwa saat ini tidak ada lagi utang yang harus diselesaikan di tahun 2025. Terkait kondisi keuangan, Cen Sui Lan menjelaskan bahwa pemerintah daerah saat ini menerapkan efisiensi anggaran secara ketat.
“Bukan karena saya tidak mau, tapi karena kita memang sangat efisien saat-saat sekarang dan kita tidak ada anggaran,” jelasnya. Ia mengakui banyak hal yang sebenarnya tidak disampaikan, namun di luar sana seolah-olah pemerintah tidak mau menanggapi. “Apapun kita anggap kalau kita tidak ada dana, sama saja,” tambahnya.
Ke depan, pemerintah kabupaten akan memprioritaskan berbagai program pembangunan, salah satunya persiapan menyambut tahun 2028.
Bupati menyebut bahwa kebutuhan anggaran untuk mendukung program prioritas tersebut cukup besar, sehingga pihaknya harus benar-benar memprioritaskan apa yang menjadi kesuksesan bersama. Cen Sui Lan juga menyinggung mengenai anggaran untuk media yang menurutnya hanya tersedia dalam keadaan-keadaan tertentu di bawah NDP.
“Mungkin itu saja yang ingin saya sampaikan,” tutupnya.



