
Waka Komisi I DPR RI Dave Laksono Yakin Pemangkasan Gas ke Singapura Tak Ganggu Hubungan Bilateral
Share your love
LKI Golkar – Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menilai pengurangan pasokan gas alam ke Singapura tidak akan mengganggu hubungan diplomatik kedua negara.
Dave mengatakan kerja sama Indonesia dan Singapura mencakup berbagai sektor sehingga persoalan energi tidak semestinya langsung dikaitkan dengan hubungan diplomatik.
“Menurut saya, pengurangan pasokan gas ke Singapura tidak serta-merta akan berdampak pada hubungan diplomatik kedua negara,” kata Dave dikutip JPNN.com, Senin (26/10).
Dia menegaskan pemerintah Indonesia perlu menempatkan kepentingan nasional sebagai prioritas dalam mengelola sumber daya alam.
Menurut Dave, pemenuhan kebutuhan energi domestik menjadi salah satu pertimbangan penting dalam menentukan kebijakan ekspor gas.
“Kebijakan pengelolaan ekspor harus mempertimbangkan kebutuhan domestik, ketahanan energi, serta keberlanjutan pemanfaatan sumber daya alam Indonesia,” ujarnya.
Meski demikian, Dave mengingatkan pentingnya menjaga komunikasi dengan Singapura agar penyesuaian pasokan tidak memicu kesalahpahaman.
Dia menilai persoalan yang berkaitan dengan kontrak dan perubahan volume pasokan perlu diselesaikan melalui mekanisme yang telah disepakati kedua pihak.
“Hal-hal yang berkaitan dengan pelaksanaan kontrak maupun penyesuaian pasokan perlu dibicarakan melalui mekanisme yang berlaku agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di antara kedua negara,” tuturnya.
Dave menambahkan Indonesia harus mampu menyeimbangkan kebutuhan energi dalam negeri dengan komitmen kerja sama bersama negara tetangga.
“Komunikasi yang baik menjadi kunci agar kebijakan energi nasional tetap berjalan tanpa mengesampingkan hubungan bilateral yang telah terjalin dengan Singapura,” ujarnya.



