Waka Komisi I DPR RI Dave Laksono Kecam Keras Penembakan di Muliama Jayawijaya, Desak Penanganan Profesional - lkipartaigolkar

Waka Komisi I DPR RI Dave Laksono Kecam Keras Penembakan di Muliama Jayawijaya, Desak Penanganan Profesional

Share your love

LKI Golkar – Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menyampaikan belasungkawa mendalam sekaligus mengecam keras penembakan terhadap tiga orang masyarakat yang sedang menjalankan tugas distribusi bantuan pangan di Kampung Muliama, Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, Rabu (9/9/2026).

Dalam pernyataan resminya, Kamis (10/9/2026), Dave menilai peristiwa tersebut sangat memprihatinkan karena para korban sedang menjalankan tugas untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Saya mengecam keras dan sangat menyesalkan tindakan penembakan yang keji terhadap masyarakat yang sedang menjalankan tugas tersebut. Tindakan kekerasan seperti ini tidak dapat dibenarkan karena tidak hanya membahayakan nyawa manusia, tetapi juga mengganggu pelayanan kepada masyarakat dan menciptakan rasa tidak aman di tengah warga,” ujar Dave.

Menurut laporan awal yang diterimanya, rombongan yang menjadi sasaran penembakan berjumlah delapan orang. Lima di antaranya berhasil menyelamatkan diri dan mengamankan diri di Puskesmas Muliama. Saat ini aparat keamanan telah bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan penyisiran.

Dave menekankan bahwa prioritas utama saat ini adalah memastikan keselamatan seluruh masyarakat dan petugas yang masih berada di sekitar lokasi kejadian. Kondisi para korban juga harus segera dipastikan dan mendapatkan penanganan yang diperlukan. Kronologi kejadian perlu didalami secara menyeluruh agar pihak yang bertanggung jawab dapat diketahui dan diproses sesuai ketentuan hukum.

Sebagai Wakil Ketua Komisi I DPR RI yang membidangi pertahanan dan keamanan, Dave menyatakan terus mencermati perkembangan situasi keamanan di Papua, khususnya yang berkaitan dengan keselamatan masyarakat dan petugas yang menjalankan pelayanan di wilayah tersebut.

“Penegakan keamanan harus dilakukan secara tegas, terukur dan profesional, dengan tetap mengutamakan perlindungan terhadap masyarakat. Kekerasan seperti ini tidak boleh mengganggu aktivitas masyarakat maupun pelayanan pemerintah kepada warga. Situasi di Muliama harus segera dikendalikan, keamanan masyarakat dipastikan, dan aparat perlu menindaklanjuti kejadian ini secara serius agar masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitasnya dengan aman,” tegasnya.

Share your love

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *