Wagub Gorontalo Minta Museum Jadi Ruang Belajar Generasi Muda - lkipartaigolkar

Wagub Gorontalo Minta Museum Jadi Ruang Belajar Generasi Muda

Share your love

LKI Golkar – Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie meminta pengelolaan museum diperkuat sebagai sarana pembelajaran sejarah dan pelestarian budaya daerah, khususnya bagi generasi muda.

“Museum harus menjadi ruang yang hidup, bukan hanya tempat menyimpan benda bersejarah. Di museum, kita dapat mengenal jati diri, memahami perjalanan sejarah, serta menanamkan rasa cinta terhadap budaya daerah kepada generasi muda,” ujar Idah di Gorontalo, Sabtu.

Pernyataan tersebut disampaikan saat membuka Workshop Edukasi Museum dalam rangka memperingati Hari Museum Nasional ke-64 tingkat Provinsi Gorontalo di Gedung Museum Purbakala, Jumat (9/10).

Menurutnya, museum dapat dimanfaatkan sebagai ruang pendidikan, penelitian, rekreasi, kreativitas, dan interaksi masyarakat untuk memperkenalkan identitas serta nilai-nilai budaya daerah.

Karena itu, pengembangan museum perlu didukung melalui kolaborasi pemerintah, pengelola museum, sekolah, akademisi, komunitas, dunia usaha, dan masyarakat.

Idah berharap penguatan fungsi museum dapat diwujudkan melalui peningkatan kunjungan, pengembangan program edukasi, kemitraan dengan sekolah, serta pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan pelayanan kepada pengunjung.

Ia juga berharap workshop edukasi museum dapat menghasilkan gagasan dan inovasi dalam pemanfaatan koleksi sebagai media pembelajaran, sehingga museum semakin dikenal dan dimanfaatkan masyarakat sebagai sumber pengetahuan sekaligus sarana pelestarian budaya.

Upaya pelestarian budaya daerah turut ditandai dengan penyerahan sertifikat dari Kementerian Kebudayaan RI yang menetapkan Bahasa Suwawa sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia.

Penetapan tersebut, kata dia, menjadi bentuk pengakuan terhadap kekayaan bahasa daerah sekaligus pentingnya menjaga warisan budaya Gorontalo agar tetap dikenal oleh generasi berikutnya.

Sementara itu, rangkaian kegiatan peringatan tahun ini meliputi sosialisasi museum, pameran temporer, workshop edukasi museum, serta peluncuran layanan interaktif berbasis augmented reality (AR).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo Sudarman Samad beserta jajaran, Kepala UPTD Museum Purbakala, perwakilan kepala sekolah tingkat SMA/SMK sederajat, serta siswa-siswi dari berbagai daerah di Provinsi Gorontalo.

Share your love

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *