Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Sekjen Golkar: Harmoni Buruh dan Pengusaha Kunci Ekonomi Maju – lkipartaigolkar

Sekjen Golkar: Harmoni Buruh dan Pengusaha Kunci Ekonomi Maju

Share your love

LKI Golkar – Ketua Fraksi Partai Golkar DPR, Muhammad Sarmuji, menegaskan kesejahteraan pekerja tidak bisa dipisahkan dari stabilitas dan kemajuan dunia usaha. Menurutnya, kolaborasi yang harmonis antara buruh dan pengusaha menjadi fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Sarmuji yang juga menjabat sebagai sekretaris jenderal Partai Golkar menekankan pentingnya membangun hubungan industrial yang sehat, adil, dan berkelanjutan. Ia menilai pekerja dan pengusaha bukanlah pihak yang saling berhadapan, melainkan mitra strategis dalam menciptakan kesejahteraan bersama.

“Hubungan industrial yang sehat harus dibangun di atas prinsip saling menghormati, dialog terbuka, dan kemitraan yang setara. Pekerja dan pengusaha bukan dua pihak yang berseberangan, tetapi mitra strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan bersama,” ujarnya, Jumat (1/5/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan dalam momentum peringatan Hari Buruh Internasional. Pada kesempatan itu, Sarmuji juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pekerja di Indonesia atas kontribusi mereka terhadap pembangunan bangsa.

Menurutnya, Hari Buruh menjadi momen yang tepat untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun hubungan industrial yang harmonis, berkeadilan, dan berkelanjutan. Ia juga mendorong penguatan dialog sosial antara serikat pekerja, pengusaha, dan pemerintah, baik di perusahaan maupun dalam penyusunan kebijakan nasional.

Sarmuji menilai komunikasi yang efektif dapat mencegah terjadinya konflik industrial sekaligus menghasilkan solusi yang berimbang bagi semua pihak. Dengan demikian, stabilitas hubungan kerja dapat terus terjaga.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan vokasi, reskilling, dan upskilling. Langkah ini dinilai penting agar tenaga kerja Indonesia mampu beradaptasi dengan perubahan dunia kerja yang semakin dipengaruhi digitalisasi dan perkembangan teknologi.

“Negara harus hadir memastikan pekerja tidak tertinggal oleh perubahan zaman. Program pelatihan dan peningkatan keterampilan harus diperluas agar tenaga kerja kita mampu bersaing di tingkat global,” tegasnya.

Sarmuji juga menekankan pentingnya penguatan perlindungan hak-hak pekerja, mulai dari jaminan sosial, keselamatan kerja, hingga kepastian memperoleh upah yang layak. Ia meminta pemerintah memastikan implementasi regulasi ketenagakerjaan berjalan secara konsisten dan berkeadilan.

Menurut Sarmuji, hubungan industrial yang stabil dan harmonis akan berdampak langsung terhadap peningkatan iklim investasi di Indonesia. Kondisi tersebut diyakini dapat meningkatkan daya tarik Indonesia di mata investor sekaligus membuka lebih banyak lapangan kerja.

Ia pun mengajak seluruh elemen bangsa menjadikan Hari Buruh sebagai momentum refleksi dan kolaborasi. May Day tidaknya hanya tentang memperingati perjuangan buruh, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan. 

“Dengan kerja sama harmonis antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah, kita optimistis dapat mewujudkan Indonesia yang lebih adil, sejahtera, dan berdaya saing,” tutupnya.

Share your love

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *