Rumah Dinas Perwira TNI Diduga jadi Markas Judol, Waka Komisi I DPR Dave Laksono Tekankan Disiplin dan Profesionalisme - lkipartaigolkar

Rumah Dinas Perwira TNI Diduga jadi Markas Judol, Waka Komisi I DPR Dave Laksono Tekankan Disiplin dan Profesionalisme

Share your love

LKI Golkar – Dugaan penggunaan rumah dinas perwira TNI di Cijantung, Jakarta Timur, sebagai markas judi online (judol) menjadi perhatian terhadap pemanfaatan fasilitas kedinasan dan pengawasan internal di lingkungan militer.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menuturkan rumah dinas TNI merupakan fasilitas kedinasan yang penggunaannya harus sesuai dengan peruntukan dan ketentuan yang berlaku.

Menurut Dave, informasi mengenai dugaan aktivitas judi online di rumah dinas perlu dicermati secara saksama. Ia juga mengapresiasi langkah TNI Angkatan Darat (TNI AD) yang tengah mendalami persoalan tersebut.

“Rumah dinas merupakan fasilitas kedinasan yang penggunaannya perlu senantiasa sesuai dengan peruntukan dan ketentuan yang berlaku,” kata Dave dalam keterangannya.

Ia menilai proses pemeriksaan perlu dilakukan secara cermat agar fakta yang sebenarnya dapat terungkap. Penanganan kasus tersebut juga harus mengacu pada ketentuan hukum dan aturan internal yang berlaku.

“Komisi I DPR RI menghargai langkah TNI AD yang tengah mendalami persoalan ini. Kami memandang penting agar proses tersebut berjalan sesuai ketentuan yang berlaku sehingga fakta yang sebenarnya dapat terungkap dan persoalan ini dapat ditangani secara tepat,” ujarnya.

Dave menambahkan pemeliharaan disiplin dan kepatuhan terhadap aturan merupakan bagian penting dari pembinaan berkelanjutan di lingkungan TNI.

Hal ini diperlukan untuk menjaga profesionalisme prajurit sekaligus memastikan fasilitas kedinasan tidak disalahgunakan.

“Pemeliharaan disiplin dan kepatuhan terhadap aturan merupakan bagian penting dari pembinaan berkelanjutan di lingkungan TNI. Hal ini sejalan dengan upaya menjaga profesionalisme prajurit serta memastikan fasilitas kedinasan dimanfaatkan sebagaimana mestinya,” tutur Dave.

Komisi I DPR RI, kata Dave, mendukung penanganan persoalan tersebut secara proporsional dengan tetap menghormati proses pemeriksaan yang sedang berjalan.

Dave berharap hasil pendalaman TNI AD dapat memberikan kejelasan mengenai dugaan aktivitas judi online tersebut. Penanganan yang tepat dinilai penting untuk menjaga profesionalisme TNI sekaligus mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap institusi pertahanan negara.

“Dengan penanganan yang tepat, profesionalisme TNI dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi pertahanan negara dapat terus terjaga,” pungkasnya.

Share your love

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *