Putar Roda di Lubuk Alung, Bupati John Kenedy Azis Turun Langsung Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran dan Menjawab Kebutuhan Masyarakat - lkipartaigolkar

Putar Roda di Lubuk Alung, Bupati John Kenedy Azis Turun Langsung Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran dan Menjawab Kebutuhan Masyarakat

Share your love

LKI Golkar – Memastikan pembangunan berjalan sesuai aturan, tepat sasaran, serta benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman. Melalui program Putar Roda, Bupati Padang Pariaman, Dr. H. John Kenedy Azis, turun langsung menyusuri sejumlah nagari di Kecamatan Lubuk Alung, Jumat (6/11).

Kegiatan ini bukan sekadar meninjau pekerjaan pembangunan yang sedang berlangsung, tetapi juga mendengarkan langsung aspirasi masyarakat sekaligus melihat kondisi lapangan sebagai dasar menentukan prioritas pembangunan tahun 2027 mendatang.

Perjalanan Putar Roda kali ini dimulai dari Pendopo Bupati Padang Pariaman, kemudian menyusuri Jalan Pariaman–Ketaping. Lokasi pertama yang dikunjungi adalah kegiatan pembangunan dua jembatan penyeberangan di Nagari Aie Tajun, Kecamatan Lubuk Alung, yang saat ini tengah dalam proses pengerjaan.

Dari Aie Tajun, rombongan melanjutkan peninjauan ke kawasan Pasar Lubuk Alung untuk melihat langsung pengerjaan drainase yang juga sedang berlangsung. Peninjauan dilakukan guna memastikan pekerjaan berjalan sesuai ketentuan, memperhatikan kualitas, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menariknya, Putar Roda kali ini tidak hanya berfokus pada kegiatan yang sedang dikerjakan. Bupati bersama jajaran perangkat daerah juga menyusuri sejumlah nagari di Kecamatan Lubuk Alung untuk melihat langsung berbagai lokasi yang diusulkan masyarakat sebagai prioritas pembangunan tahun 2027.

Di sepanjang perjalanan, sejumlah titik menjadi perhatian dan disurvei langsung oleh Bupati. Dengan melihat kondisi sebenarnya di lapangan, pemerintah daerah dapat mengetahui persoalan yang dihadapi masyarakat sekaligus menentukan langkah penanganan berdasarkan tingkat kebutuhan dan manfaatnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati John Kenedy Azis menegaskan bahwa setiap pekerjaan pembangunan tidak boleh dilakukan asal selesai. Pelaksanaannya harus mengikuti aturan, memperhatikan kualitas, dan yang paling penting sesuai dengan harapan serta kebutuhan masyarakat.

Ia juga menekankan bahwa usulan pembangunan untuk tahun 2027 harus benar-benar diprioritaskan pada kegiatan yang memiliki dampak besar bagi kehidupan masyarakat.

Beberapa persoalan yang menjadi perhatian di antaranya infrastruktur yang menghambat aktivitas dan roda perekonomian, lahan pertanian yang terbengkalai akibat kerusakan irigasi, akses jalan yang terdampak bencana, serta saluran irigasi dan infrastruktur lainnya yang rusak akibat banjir maupun tanah longsor.

“Melalui kegiatan Putar Roda ini, kita bisa melihat secara langsung apa yang menjadi keinginan dan kebutuhan masyarakat. Kita ingin pembangunan yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat, bukan sekadar menjalankan kegiatan,” ungkapnya.

Bupati juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah harus hadir untuk mendengar, melihat, dan memahami persoalan masyarakat secara langsung. Sebab, pembangunan yang baik bukan hanya lahir dari perencanaan di belakang meja, tetapi harus berangkat dari kebutuhan nyata yang dirasakan masyarakat.

“Masyarakat yang mengusulkan, kami pemerintah daerah yang melaksanakan. Karena itu, apa yang menjadi kebutuhan masyarakat harus kita lihat langsung, sehingga program pembangunan yang direncanakan benar-benar tepat sasaran,” tegasnya.

Program Putar Roda menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dalam membangun komunikasi yang lebih dekat antara pemerintah dan masyarakat. Dengan turun langsung ke lapangan, berbagai persoalan dapat diketahui lebih awal, usulan dapat diverifikasi, dan prioritas pembangunan dapat ditentukan berdasarkan kondisi nyata.

Kegiatan tersebut turut diikuti seluruh kepala dan perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Padang Pariaman, Camat Lubuk Alung, serta seluruh wali nagari di Kecamatan Lubuk Alung.

Melalui langkah ini, diharapkan perencanaan pembangunan tahun 2027 semakin terarah, mengutamakan kepentingan masyarakat, serta mampu mempercepat pemulihan infrastruktur, menggerakkan perekonomian, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Padang Pariaman.

Sebab, pembangunan bukan sekadar membangun jalan, jembatan, dan irigasi, tetapi memastikan setiap pembangunan mampu membuka akses, menghidupkan perekonomian, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Share your love

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *