
Listrik di Batam Blackout, Menko Bahlil Bakal Rapat dengan PLN
Share your love
LKI Golkar – Menteri Koordinator Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia bakal mengecek kondisi kelistrikan wilayah Batam ke PT PLN (Persero).
Hal tersebut menyusul sebagian besar wilayah Batam mengalami pemadaman listrik sejak Minggu (11/10/2026) hingga hari ini, Senin (12/10/2026).
Bahlil mengatakan, pihaknya belum mengetahui kondisi terkini kelistrikan Batam karena sejak pagi sudah menghadiri kegiatan Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI).
Maka dari itu, dirinya akan langsung berkoordinasi dengan PLN untuk mengecek sistem kelistrikan Batam.
“Saya coba cek di PLN ya. Nanti dicek. Saya pagi-pagi sudah datang di HIPPI ini. Belum saya rapat dengan PLN. Nanti setelah ini saya rapat sama PLN,” ujar Bahlil saat ditemui di Djakarta Theater, Jakarta, Senin (12/10/2026).
Sementara itu, PLN Batam menyatakan, gangguan sistem kelistrikan menyebabkan pemadaman listrik di sebagian besar wilayah Batam dan sekitarnya. Gangguan itu yakni kerusakan kabel pada saluran kabel tegangan menengah (SKTM).
Dikutip dari unggahan akun Instagram resmi PLN Batam sehari sebelumnya, Minggu (11/10/2026), disebut gangguan listrik terjadi di wilayah Tiban dan sekitarnya pada pukul 16.37 WIB. Namun, sistem kelistrikan dinyatakan normal kembali pada 18.00 WIB. Meski begitu, pada Senin (12/10/2026), PLN Batam kembali menyatakan terjadi gangguan sistem kelistrikan yang berdampak pada sebagian besar wilayah Kota Batam dan sekitarnya.
Penanganan dan pemulihan Tim PLN Batam pun melakukan penanganan dan pemulihan sistem kelistrikan secara bertahap dengan tetap mengutamakan keselamatan serta keandalan pasokan listrik. Di sisi lain, investigasi untuk mengetahui penyebab gangguan juga masih berlangsung.
PLN Batam melaporkan hingga pukul 08.49 WIB, sejumlah jaringan distribusi telah berhasil dinormalkan sehingga pasokan listrik kembali mengalir ke beberapa wilayah di Kota Batam. Adapun dalam pemulihan ini, PLN Batam memprioritaskan pasokan listrik untuk obyek vital dan fasilitas pelayanan publik, seperti bandara, rumah sakit, pelabuhan, serta fasilitas strategis lainnya.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan mengapresiasi kesabaran serta pengertian seluruh masyarakat selama pemulihan berlangsung,” tulis keterangan PLN Batam.



