Legislator Golkar Sebut DPR Solid Dukung Prabowo Tuntaskan Janji Politik - lkipartaigolkar

Legislator Golkar Sebut DPR Solid Dukung Prabowo Tuntaskan Janji Politik

Share your love

LKI Golkar – Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat atau DPR RI, Ahmad Irawan, memastikan seluruh parpol di parlemen mendukung penuh Presiden RI Prabowo Subianto untuk bekerja dan menjalankan program sesuai janji politiknya. Ahmad Irawan menegaskan, kondisi politik juga sangat stabil mendukung Presiden Prabowo menuntaskan janji lewat program-program kerja kepada masyarakat.

Demikian hal tersebut disampaikan Ahmad Irawan menanggapi pernyataan Ketum DPP Projo Budi Arie Setiadi soal insting percepatan Pemilu 2029. Pernyataan Budi Arie ini viral lantaran diungkapkan di hadapan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

“Sebagai salah satu anggota DPR dan anggota fraksi Partai Golkar, saya ingin mengatakan bahwa di DPR sampai saat ini dukungan politik terhadap presiden untuk bekerja sesuai dengan janji-janji politiknya, terus kemudian menjalankan program-program pemerintahannya, sampai saat ini kondisi politik dan situasi politik itu stabil. Dan stabilitas politik dalam sistem presidensialisme itu adalah kuncinya di DPR,” jelas Ahmad Irawan dikutip, Sabtu, 29 Agustus 2026.

Lebih jauh, Ahmad Irawan mengingatkan, bahwa Budi Arie bukan merupakan anggota parlemen sehingga pernyataan tidak bisa mewakili parpol. Ahmad Irawan mengatakan, pernyataan Budi Arie soal insting percepatan Pemilu 2029 tidak memberikan dampak politik apapun.

“Budi Arie bukan anggota parlemen, dia bukan mewakili partai. Jadi, menurut saya, kalau lihat profilnya Budi Arie aja,sebenarnya tidak memberikan dampak politik apa-apa. Ini menjadi ada bobot politiknya karena mungkin ada Pak Jokowi-nya di sana dan kemudian Pak Gibrannya adalah wakil presiden,” ungkap Ahmad Irawan.

Meski demikian, Politikus muda Partai Golkar ini, berharap ke depan semua pihak termasuk Budi Arie dapat menyampaikan pendapat dengan niat untuk mendidik rakyat. Ahmad Irawan menekankan, apabila mempunyai pikiran liar makanya sebaiknya dilakukan secara terbatas.

​“Kalaupun ada pendapat-pendapat, pikiran-pikiran politik, didiklah rakyat dengan pengetahuan yang memang pas dengan sistem demokrasi dan konstitusi kita. Kalau punya pikiran-pikiran liar, diskusi-diskusi berdua aja di warung kopi, jangan ngajak-ngajak rakyat untuk kemudian ribut,” pungkasnya.

Share your love

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *