
Lawan Begal, Wakil Ketua DPRD Jabar MQ Iswara Ajak Ormas Bentuk Tim Patroli Gabungan
Share your love
LKI Golkar – Maraknya aksi kejahatan jalanan di Bandung Raya mendorong sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) di Jawa Barat membentuk tim patroli gabungan untuk membantu aparat menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, MQ Iswara, mengatakan komunikasi lintas ormas telah dilakukan. Sejumlah organisasi seperti Pemuda Panca Marga (PPM), Gibas, Pemuda Pancasila, FKPPI hingga Angkatan Muda Siliwangi sepakat berkolaborasi dalam patroli di sejumlah titik rawan kriminalitas.
“Dalam waktu dekat kami para pimpinan ormas, seperti Pemuda Panca Marga, Gibas, Pemuda Pancasila, FKPPI hingga Angkatan Muda Siliwangi sudah berkomunikasi. Kami ingin membantu aparat menjaga keamanan dan ketertiban, minimal di wilayah masing-masing,” ujar MQ Iswara, Jumat (24/7/2026).
Selain menjabat Wakil Ketua DPRD Jabar, MQ Iswara yang juga merupakan Ketua Pemuda Panca Marga (PPM) Jawa Barat menegaskan, pembentukan tim patroli gabungan merupakan bentuk kepedulian ormas terhadap meningkatnya keresahan masyarakat akibat maraknya aksi kriminalitas jalanan.
Ia mengaku telah mencermati langkah yang diambil Gubernur Jawa Barat dan Kapolda Jabar dalam merespons kondisi tersebut. Menurutnya, ormas siap berperan sesuai kapasitas dan kewenangan yang dimiliki.
Namun demikian, Iswara memastikan seluruh aktivitas patroli nantinya berada di bawah koordinasi aparat keamanan, mulai dari Polsek, Koramil, Polres hingga Kodim di masing-masing wilayah.
“Kami tidak akan mengambil alih tugas aparat penegak hukum. Kehadiran ormas hanya sebagai mitra yang membantu menjaga situasi tetap kondusif sesuai kewenangan yang ada,” tegasnya.
Ia menambahkan, tim patroli gabungan akan mengenakan seragam khusus dengan warna yang mudah terlihat pada malam hari sehingga memudahkan masyarakat maupun aparat untuk mengenali keberadaan mereka saat bertugas.
Menurut Iswara, sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan dan organisasi kemasyarakatan menjadi langkah strategis dalam memperkuat keamanan di Bandung Raya.
Meski demikian, ia menilai keberhasilan menjaga keamanan tetap bergantung pada partisipasi masyarakat. Karena itu, budaya menjaga lingkungan melalui konsep jaga lembur dan menghidupkan kembali siskamling harus terus diperkuat.
“Konsep jaga lembur harus terus dikedepankan. Siskamling juga perlu digalakkan kembali karena itu fondasi utama menjaga keamanan lingkungan,” pungkasnya.
Iswara memastikan seluruh pimpinan ormas di Jawa Barat memiliki komitmen yang sama untuk membantu pemerintah dan aparat menciptakan situasi yang aman dan kondusif, khususnya di wilayah Bandung Raya.



