Komisi XIII DPR RI Apresiasi Program Pendidikan LPKA Kelas II Sungai Raya, Hak Anak Jadi Prioritas - lkipartaigolkar

Komisi XIII DPR RI Apresiasi Program Pendidikan LPKA Kelas II Sungai Raya, Hak Anak Jadi Prioritas

Share your love

LKI Golkar – Anggota Komisi XIII DPR RI, Franciscus Maria Agustinus Sibarani, mengapresiasi berbagai program pembinaan yang dijalankan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Sungai Raya, khususnya penyelenggaraan pendidikan formal melalui Program Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

Apresiasi tersebut disampaikan saat melakukan kunjungan ke LPKA Kelas II Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kamis (30/7/2026).

Dalam kunjungannya, Sibarani menegaskan Komisi XIII DPR RI memberikan perhatian serius terhadap pemenuhan hak-hak dasar anak binaan, terutama di bidang pendidikan dan penyediaan fasilitas pembinaan.

“Saya senang sekali di LPKA Kelas II Sungai Raya ini ada pendidikan formal melalui program PKBM. Saya sangat mendukung program ini. Kami memberikan atensi kepada dua hal untuk seluruh LPKA, yaitu fasilitas dan pendidikan, karena pendidikan adalah hak dasar anak,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan program pendidikan kesetaraan menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam menjamin hak anak untuk memperoleh pendidikan meskipun sedang menjalani masa pembinaan.

“Hari ini saya melihat sendiri fasilitas yang tersedia dan pendidikan bagi anak-anak sudah terselenggara melalui program PKBM. Ini bukti negara hadir memberikan hak dasar anak-anak untuk belajar. Kami sebagai anggota DPR memastikan hak dasar anak benar-benar dapat terpenuhi,” tegasnya.

Sibarani juga memberikan motivasi kepada para anak binaan agar tidak terjebak pada masa lalu, tetapi fokus mempersiapkan masa depan melalui pendidikan dan pembinaan yang tersedia di LPKA.

“Semua orang pasti punya masa lalu. Tetapi yang paling penting adalah bagaimana menatap masa depan. Saya melihat anak-anak di sini memiliki semangat dan motivasi. Masa lalu menjadi pelajaran, sedangkan masa depan harus dipersiapkan mulai sekarang,” katanya.

Ia berharap seluruh program pembelajaran di LPKA dapat dimanfaatkan secara maksimal sebagai bekal bagi anak binaan ketika kembali ke tengah masyarakat.

Sementara itu, Kepala LPKA Kelas II Sungai Raya, Irwan, mengatakan pihaknya menjadikan pemenuhan hak pendidikan sebagai salah satu program prioritas dalam pembinaan anak.

Menurutnya, anak binaan yang tidak dapat mengikuti pendidikan formal tetap difasilitasi melalui pendidikan kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C bekerja sama dengan PKBM.

“Program pendidikan menjadi perhatian khusus kami. Jangan sampai anak binaan tidak mendapatkan pendidikan. Jika mereka tidak mengikuti pendidikan formal, maka kami fasilitasi melalui pendidikan kesetaraan Paket A, B, dan C,” jelas Irwan.

Ia menerangkan, proses pembelajaran dilaksanakan secara tatap muka dan belajar mandiri. Untuk Paket A dan B, tenaga pengajar dari PKBM datang ke LPKA dua kali dalam sepekan. Sementara peserta Paket C mengikuti pembelajaran langsung di PKBM karena terdapat materi khusus setingkat SMA dan SMK.

“Pembelajaran tatap muka dilaksanakan dua kali dalam seminggu. Di luar itu mereka belajar secara mandiri dengan pendampingan pembina di LPKA,” ujarnya.

Irwan menambahkan, guna mendukung proses belajar, pihaknya mengoptimalkan fasilitas yang tersedia dengan mengubah ruangan yang sebelumnya tidak dimanfaatkan menjadi ruang khusus pendidikan.

“Ruangan yang sebelumnya tidak berfungsi kami alihkan menjadi ruang belajar. Sebelumnya seluruh kegiatan pendidikan dilaksanakan di aula, sekarang anak-anak sudah memiliki ruang yang lebih representatif untuk belajar,” pungkasnya.

Share your love

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *