Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Ketua Komisi XII DPR RI Apresiasi Groundbreaking Blok Masela: Bukti Kepemimpinan Presiden Prabowo Mampu Mengurai Proyek Strategis yang Tertunda Hampir Tiga Dekade - lkipartaigolkar

Ketua Komisi XII DPR RI Apresiasi Groundbreaking Blok Masela: Bukti Kepemimpinan Presiden Prabowo Mampu Mengurai Proyek Strategis yang Tertunda Hampir Tiga Dekade

Share your love

LKI Golkar – Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya mengapresiasi peresmian pembangunan (groundbreaking) Proyek Abadi Blok Masela oleh Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, dimulainya pembangunan proyek tersebut menjadi momentum bersejarah bagi sektor energi nasional sekaligus membuktikan bahwa kepemimpinan yang kuat mampu mengurai berbagai hambatan yang selama ini membuat Blok Masela tertunda hampir tiga dekade.

Bambang mengatakan, Blok Masela merupakan salah satu proyek strategis nasional yang telah melewati berbagai dinamika selama hampir tiga dekade. Keberhasilan membawa proyek tersebut memasuki tahap pembangunan tidak terlepas dari komitmen Presiden Prabowo yang memberikan perhatian langsung terhadap percepatan proyek, termasuk membangun komunikasi dan diplomasi dengan para mitra strategis guna memperkuat kepastian investasi di sektor energi.

“Groundbreaking Blok Masela hari ini merupakan bukti bahwa proyek strategis yang sempat tertunda hampir tiga dekade pada akhirnya dapat bergerak ketika ada kepemimpinan yang kuat. Komitmen Presiden Prabowo dalam mendorong percepatan proyek ini kemudian diterjemahkan secara konkret oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia melalui langkah-langkah implementasi yang terukur, mulai dari penguatan koordinasi, penyelesaian berbagai aspek kebijakan, hingga memastikan proyek ini memasuki tahap pembangunan,” kata Bambang di Jakarta, Kamis (16/7/26).

Menurut Bambang, sinergi antara kepemimpinan Presiden Prabowo dan implementasi yang dilakukan Kementerian ESDM menjadi modal penting dalam mempercepat penyelesaian proyek-proyek strategis nasional yang selama ini menghadapi berbagai kendala. Model kepemimpinan seperti ini dinilai penting untuk terus diterapkan dalam mendorong percepatan pembangunan sektor energi.

Ia menilai dimulainya pembangunan Blok Masela bukan hanya akan meningkatkan produksi gas nasional, tetapi juga memperkuat ketahanan energi, meningkatkan kepercayaan investor, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat, khususnya di Maluku dan kawasan Indonesia Timur.

Bambang menambahkan, potensi ekonomi Blok Masela juga sangat besar. Dengan nilai investasi sekitar US$21 miliar, proyek ini diproyeksikan menghasilkan 9,5 juta ton LNG per tahun, 150 MMSCFD gas pipa, dan 35 ribu barel kondensat per hari. Selain itu, pemerintah memperkirakan proyek ini akan memberikan manfaat fiskal langsung bagi negara sebesar US$37,85 miliar atau sekitar Rp680,58 triliun hingga tahun 2055, disertai kontribusi pajak tidak langsung sekitar US$6,43 miliar atau Rp115,6 triliun, serta menyerap sekitar 12.000 tenaga kerja langsung pada masa konstruksi. Menurut Bambang, besarnya manfaat ekonomi tersebut semakin menegaskan bahwa percepatan Blok Masela merupakan investasi strategis bagi masa depan energi dan perekonomian Indonesia.

“Groundbreaking ini bukanlah akhir, melainkan awal dari kerja besar untuk menghadirkan manfaat sebesar-besarnya bagi bangsa. Komisi XII DPR RI akan terus menjalankan fungsi pengawasan agar pembangunan Blok Masela berjalan sesuai target, menerapkan tata kelola yang baik, serta menjadi fondasi penting dalam mewujudkan kedaulatan energi dan pertumbuhan ekonomi nasional,” tutup legislator asal daerah pemilihan Bangka Belitung itu.

Share your love

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *