Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Hadiri ASEAN Future Forum 2026, Prof. Ali Ngabalin: Perebutan Investasi Global Kini Mengarah ke Indonesia dan ASEAN - lkipartaigolkar

Hadiri ASEAN Future Forum 2026, Prof. Ali Ngabalin: Perebutan Investasi Global Kini Mengarah ke Indonesia dan ASEAN

Share your love

LKI Golkar – Ketua DPP Partai Golkar Bidang Kebijakan Politik Luar Negeri dan Hubungan Internasional Prof. Ali Mochtar Ngabalin, menegaskan bahwa ASEAN tengah memasuki fase baru dalam percaturan geopolitik dan ekonomi dunia.

Pernyataan tersebut disampaikan Ngabalin usai mengikuti ASEAN Future Forum 2026 yang berlangsung di Hanoi, Vietnam, pada 9–10 Juni 2026. Forum tersebut mempertemukan para pemimpin, diplomat, akademisi, pelaku usaha, dan pengambil kebijakan dari berbagai negara untuk membahas arah masa depan kawasan Asia Tenggara di tengah dinamika global yang terus berubah.

ASEAN Jadi Rebutan Kekuatan Global

Sebagai akademisi yang juga aktif dalam diplomasi internasional, Ngabalin menilai ASEAN kini menjadi salah satu kawasan yang paling diperhitungkan dunia karena posisi strategisnya dalam perdagangan, investasi, energi, dan rantai pasok global.

“Jika dahulu kekuatan sebuah kawasan lebih banyak diukur dari kekuatan militer dan perdagangan tradisional, kini dunia bergerak menuju kompetisi penguasaan teknologi, keamanan energi, rantai pasok global, serta stabilitas politik jangka panjang,” ujar Ngabalin dalam keterangannya Jumat (12/6/2026).

Menurut Guru Besar Hubungan Internasional BUFS Korea Selatan itu, perubahan lanskap global telah menempatkan Asia Tenggara sebagai salah satu episentrum pertumbuhan ekonomi dunia. Jalur perdagangan internasional yang melintasi kawasan ASEAN, pertumbuhan industri yang pesat, serta masuknya investasi teknologi dalam jumlah besar membuat kawasan ini semakin menarik perhatian negara-negara besar.

Tantangan ASEAN di Tengah Rivalitas Dunia

Ngabalin menilai ASEAN saat ini berada di tengah rivalitas kekuatan-kekuatan besar dunia. Kawasan ini dituntut mampu menjaga keseimbangan hubungan dengan Amerika Serikat, China, Jepang, Korea Selatan, negara-negara Timur Tengah, hingga Uni Eropa tanpa kehilangan independensi dan posisi tawarnya.

“Tekanan geopolitik akan semakin besar. Karena itu ASEAN membutuhkan komunikasi politik yang kuat, stabilitas kawasan yang terjaga, serta soliditas antarnegara anggota agar tidak mudah dipengaruhi kepentingan eksternal,” katanya.

Ia menegaskan, apabila negara-negara ASEAN berjalan sendiri-sendiri, tekanan global akan lebih mudah memecah konsolidasi kawasan.

Sebaliknya, jika integrasi ekonomi dan kerja sama politik terus diperkuat, ASEAN berpotensi menjadi salah satu poros pertumbuhan baru dunia dalam dua dekade mendatang.

Diplomasi ASEAN Harus Berubah

Dalam pandangannya, diplomasi ASEAN ke depan tidak lagi sekadar berbicara mengenai hubungan formal antarnegara. Diplomasi harus bergerak menuju strategic economic partnership yang berorientasi pada pertumbuhan industri, ketahanan energi, arus investasi, penguasaan teknologi, dan keamanan rantai pasok global.

“Dunia usaha global saat ini menjadikan stabilitas politik sebagai bagian penting dari perhitungan ekonomi. Investor melihat kepastian regulasi, efisiensi birokrasi, dan konsistensi kebijakan industri sebelum memutuskan ekspansi jangka panjang,” jelasnya.

Berbekal pengalaman di DPR RI, lingkungan strategis pemerintahan, serta kiprahnya di dunia akademik internasional, Ngabalin menilai hubungan bilateral yang kuat selalu dibangun melalui komunikasi politik yang berkelanjutan.

Saat ini, hubungan antarnegara semakin erat kaitannya dengan perdagangan, energi, industri, teknologi, dan arah pertumbuhan kawasan secara menyeluruh.

Indonesia Harus Menjadi Jangkar Stabilitas ASEAN

Dalam konteks ASEAN, Partai Golkar memandang Indonesia harus tetap memainkan peran sebagai jangkar stabilitas kawasan. Dengan kekuatan ekonomi terbesar di Asia Tenggara, jumlah penduduk yang besar, sumber daya alam yang melimpah, serta pengaruh politik yang signifikan di kawasan Indo-Pasifik, Indonesia memiliki posisi strategis untuk mendorong kerja sama regional yang lebih produktif.

Ngabalin menilai Indonesia juga akan menjadi salah satu pusat perebutan investasi global pada sektor-sektor strategis seperti hilirisasi mineral, energi, kendaraan listrik, ekonomi digital, hingga manufaktur teknologi.
Karena itu, hubungan politik antarnegara ASEAN harus diarahkan pada kerja sama yang saling menguntungkan dan mampu memperkuat daya saing kawasan di tengah perubahan arsitektur ekonomi dunia.

Peran Strategis Kader Golkar di Pemerintahan

Ngabalin juga menyoroti peran kader-kader Golkar yang saat ini berada di sektor strategis pemerintahan, seperti Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia.

“Mereka memiliki peran penting dalam menjaga daya saing Indonesia di tengah transformasi ekonomi global yang berlangsung sangat cepat,” ujarnya.

Menurutnya, sinergi kebijakan ekonomi, industri, energi, dan investasi akan menjadi faktor penting dalam menentukan posisi Indonesia di tengah persaingan global yang semakin ketat.

ASEAN Berpeluang Menjadi Pusat Industri Dunia

Ngabalin optimistis ASEAN memiliki peluang besar menjadi salah satu pusat industri dan perdagangan dunia apabila stabilitas politik, integrasi ekonomi, serta kolaborasi antarnegara terus diperkuat.

“Indonesia adalah negara besar, tetapi Indonesia tidak bisa berdiri sendiri. Kerja sama dan saling ketergantungan yang sehat dengan negara-negara ASEAN menjadi kebutuhan strategis di tengah tantangan global yang semakin kompleks,” tegasnya.

Menurut Ngabalin, semangat saling melengkapi, saling menerima, dan memperkuat kepentingan bersama harus menjadi fondasi utama ASEAN dalam menghadapi perubahan dunia yang berlangsung semakin cepat, kompetitif, dan penuh ketidakpastian.

“Jika ASEAN mampu menjaga persatuan dan memperkuat kerja sama ekonomi kawasan, maka Asia Tenggara berpeluang menjadi salah satu pusat pertumbuhan, industri, dan perdagangan dunia pada masa depan,” pungkasnya.

Share your love

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *