
Gubernur Tak Bisa Kerja Sendiri, MQ Iswara Dorong Kolaborasi Demi Jabar Istimewa
Share your love
LKI Golkar – Visi mewujudkan Jawa Barat Istimewa tidak dapat dipikul sendirian oleh jajaran pemerintah provinsi. Oleh karenanya, seluruh pemangku kepentingan harus saling bahu-membahu dan memperkuat kolaborasi demi kesejahteraan masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, MQ Iswara seusai menghadiri Rapat Paripurna Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Barat di Pasanggrahan Panca Rasa, Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu, 19 Agustus 2026 malam.
Dalam kesempatan itu, Iswara menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang Provinsi Jawa Barat yang kini genap berusia 81 tahun. Momentum peringatan ini diharapkan menjadi pijakan bersama untuk mengakselerasi kemajuan di berbagai sektor.
“Yang pertama, kami bersyukur bahwa hari ini Jawa Barat usianya 81 tahun. Semoga Jawa Barat ke depan masyarakatnya makin sejahtera, provinsinya makin maju, dan visi-misi Pak Gubernur untuk mencapai Jawa Barat Istimewa dapat tercapai,” ujar Iswara.
Ia menguraikan, pencapaian target-target besar pembangunan daerah membutuhkan sokongan nyata dari segenap elemen. Peran DPRD, jajaran pemerintah kabupaten dan kota, hingga masyarakat menjadi kunci utama penyokong kerja pemerintah provinsi.
Sinergi antardaerah dipandang amat vital mengingat kondisi serta tolok ukur kemajuan Jabar berada pada dinamika 27 kabupaten dan kota yang tersebar.
“Pak Gubernur tidak dapat sendirian. Tadi kata Pak Gubernur tidak dapat sendirian, butuh dukungan semua stakeholder, apakah itu tentunya DPRD sebagai mitra, semua bupati, wali kota,” tuturnya.
Ia menggarisbawahi, hubungan antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota bersifat saling melengkapi. Kemajuan Jabar secara keseluruhan merupakan muara dari keberhasilan pembangunan di tingkat daerah.
“Karena keberhasilan provinsi itu adalah akumulatif dari keberhasilan kabupaten/kota. Dan untuk itu kita harus kerja bersama dan bersinergi,” tegas Iswara.
Di akhir penyampaiannya, Iswara berharap peringatan HUT ke-81 Jawa Barat tidak berhenti sebagai agenda seremonial. Momen ini mesti dijadikan pelecut semangat bagi seluruh pihak untuk mempererat kolaborasi dalam merespons berbagai persoalan di tengah masyarakat.



