
Gubernur Ansar: Anggaran Perbaikan RSUD RATRp19 Miliar
Share your love
LKI Golkar – Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad mengatakan total anggaran perbaikan gedung Rumah Sakit Umum Daerah Raja Ahmad Tabib (RSUD RAT) di Kota Tanjungpinang sebesar Rp19 miliar, dan diharapkan pengerjaannya rampung pada 29 Desember 2026.
“Total anggarannya mencapai Rp19 miliar yang bersumber dari dari skema pinjaman daerah,” kata Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat meninjau proyek revitalisasi RSUD Raja Ahmad Tabib, Kota Tanjungpinang, Selasa.
Gubernur berharap perbaikan RSUD RAT dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien, apalagi rumah sakit ini adalah fasilitas kesehatan rujukan masyarakat Kepri, termasuk dari warga yang tinggal di pulau-pulau penyangga.
Ia juga mengingatkan agar manajemen RSUD RAT terus melakukan pengawasan terhadap proyek perbaikan gedung rumah sakit yang saat ini sedang berjalan. Pengerjaan plafon gedung, pendingin ruangan dan toilet rumah sakit menjadi prioritas dan harus sesuai standar Kementerian Kesehatan RI.
Dalam kesempatan itu, Gubernur menyampaikan Pemprov Kepri berencana memperluas lahan parkir kendaraan di RSUD RAT guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung maupun pasien yang berobat di rumah sakit tersebut.
“Tahun ini kita akan menambah lahan parkir seluas satu hektare di area belakang RSUD RAT. Kebutuhan anggarannya sedang dihitung di APBD Perubahan 2026, untuk biaya ganti rugi lahan,” kata Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat meninjau proyek revitalisasi RSUD Raja Ahmad Tabib, Kota Tanjungpinang, Selasa.
Ansar menyebut perluasan lahan parkir ini bagian dari upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya melalui pembangunan infrastruktur pendukung rumah sakit yang memadai.
Menurut dia perluasan area parkir juga dilakukan seiring meningkatnya jumlah kunjungan di rumah sakit milik Pemprov Kepri tersebut. Dalam sehari RSUD RAT melayani 600 pasien, baik rawat jalan maupun rawat inap.
Kondisi itu memicu kapasitas lahan parkir RSUD RAT yang ada saat ini tidak mampu menampung seluruh kendaraan pengunjung, bahkan sejumlah kendaraan terpaksa harus parkir di luar pagar rumah sakit, karena minimnya ruang parkir di area dalam rumah sakit tersebut.
“Mudah-mudahan akhir tahun ini lahan parkir tambahan RSUD RAT sudah terealisasi,” ucap Ansar.



