
Evaluasi Kerja dan Peningkatan Pelayanan Dasar Jadi Komitmen Bupati Lindra
Share your love
LKI Golkar – Semangat untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat Tuban terus ingin dibuktikan. Pada moment kali ini Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky menegaskan evaluasi program kerja seluruh sektor menjadi hal mutlak dilakukan jajaran di pemerintahannya. Ia mewanti-wanti jajaran struktural maupun fungsional di organisasi perangkat daerah (OPD) untuk memetakan potensi dan gejala yang dapat menghambat kinerja.
“Evaluasi terus dan intens kami lakukan, baik tentang pelayanan dasar maupun penguatan dan peningkatan kapasitas SDM. Justru kami merasa terbantu jika ada informasi dan masukan yang konstruktif,” terang Mas Lindra sapaan akrab Bupati Tuban, usai mengikuti rapat paripurna di Gedung DPRD Tuban, Rabu pekan ini.
Terkait adanya “kejutan” pembangunan pelayanan pendidikan yang terjadi, bupati muda ini merespon bahwa siapapun tidak ada yang menghendaki hal tersebut terjadi. Ia berulangkali menegaskan bahwa evaluasi menjadi satu tahapan dalam mewujudkan cita-cita baik bersama. Dia mengajak seluruh komponen terkait dan terikat untuk tidak berspekulasi, melainkan hadir secara bijak dan tumbuh bersama dengan narasi yang saling menguatkan.
“Pemkab Tuban menyadari harus ada evaluasi dan tentu masih banyak PR juga yang harus dikerjakan,” sambungnya.
Mas Lindra selanjutnya mengatakan bahwa semangat membangun Kabupaten Tuban harus didasari kebersamaan dan budaya gotong royong. Ia tidak menampik jika dalam perjalanannya memimpin Kabupaten Tuban masih ada catatan. Justru pada kondisi tersebut menjadi momentum untuk bangkit membangun kesadaran dengan cara mengevaluasi, memperbaiki, dan menyempurnakan gagasan dan program kerja baik yang sudah maupun belum dikerjakan.
Dalam wawancara doorstop tersebut Mas Lindra menambahkan bahwa Pemkab Tuban tetap on the track dan fokus pada tujuan kemaslahatan bersama. Menurutnya riwayat pekerjaan atau pelayanan langsung maupun tidak langsung yang ditugaskan kepada jajarannya terus berupaya ditingkatkan. Oleh karenanya kegiatan forum konsultasi public (FKP) OPD di antaranya menjadi ruang untuk menyampaikan hak-hak dasar sipil dalam mendapatkan pelayanan terbaik.
“Intinya Pemerintah Kabupaten Tuban terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik. Untuk sampai pada titik itu maka langkah evaluasi, kolaborasi, elaborasi, dan komunikasi solutif adalah navigasi menuju arah yang cemerlang,” tutur bupati muda ini.
Mas Lindra sejak awal menjabat di periode pertama hingga kedua berkomitmen untuk melibatkan partisipasi publik. Pendekatan ini dinilai menjadi satu instrument untuk mendengar dan menjawab kebutuhan masyarakat.



