
Dave Laksono Apresiasi Hasil Survei IPO: Bahlil Lahadalia Masuk Tiga Besar Menteri dengan Kinerja dan Popularitas Tertinggi
Share your love
LKI Golkar – Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, mengapresiasi hasil survei terbaru Indonesia Political Opinion (IPO) yang dirilis pada Agustus 2026. Dalam survei tersebut, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, masuk dalam jajaran tiga besar menteri dengan penilaian kinerja dan tingkat popularitas tertinggi di Kabinet Merah Putih.
Berdasarkan hasil survei IPO, Bahlil memperoleh penilaian positif terhadap kinerja sebesar 32,0 persen dan tingkat popularitas sebesar 32,8 persen. Survei nasional tersebut dilaksanakan pada 27 Juli hingga 3 Agustus 2026 dengan melibatkan 1.200 responden yang dipilih melalui metode stratified multistage random sampling, dengan margin of error sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Dave menilai hasil tersebut menunjukkan adanya respons positif dari masyarakat terhadap kinerja Bahlil dalam menjalankan tugasnya sebagai Menteri ESDM. Menurutnya, sektor energi dan sumber daya mineral memiliki posisi strategis karena berkaitan langsung dengan ketahanan energi, pengelolaan sumber daya nasional, serta kepentingan ekonomi masyarakat.
“Hasil survei IPO ini tentu patut diapresiasi. Masuknya Pak Bahlil dalam jajaran tiga besar menunjukkan adanya persepsi positif masyarakat terhadap kinerja yang telah dijalankan sebagai Menteri ESDM. Ini menjadi indikasi bahwa berbagai kebijakan dan langkah yang dilakukan di sektor energi mendapat perhatian dan respons yang cukup baik dari publik,” ujar Dave kepada redaksi LKI Golkar, Selasa (11/8/2026).
Menurut Dave, capaian tersebut tidak seharusnya hanya dilihat sebagai sebuah hasil survei, tetapi juga menjadi dorongan untuk terus menjaga konsistensi dalam menjalankan kebijakan. Tantangan di sektor energi cukup kompleks, mulai dari menjaga ketersediaan dan keterjangkauan energi hingga memastikan pengelolaan sumber daya alam memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kepentingan nasional.
“Bagi kami, hasil ini harus menjadi motivasi untuk terus bekerja dan memperbaiki hal-hal yang masih perlu ditingkatkan. Apresiasi publik tentu penting, tetapi yang lebih utama adalah bagaimana kepercayaan tersebut dijawab dengan kinerja yang konsisten dan kebijakan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Dave.
Dave berharap capaian tersebut dapat menjadi momentum bagi Kementerian ESDM untuk terus memperkuat kebijakan yang transparan, terukur, dan berorientasi pada kepentingan publik. Menurutnya, tingkat kepercayaan masyarakat merupakan modal penting bagi pemerintah dalam menjalankan berbagai kebijakan strategis, khususnya di sektor yang memiliki dampak luas terhadap kehidupan masyarakat.
“Yang paling penting adalah menjaga kepercayaan itu melalui kerja nyata. Tantangan ke depan tidak ringan, sehingga hasil positif ini harus menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat ketahanan energi, dan memastikan pengelolaan sumber daya nasional benar-benar memberikan nilai tambah bagi negara dan kesejahteraan rakyat,” pungkas Dave.
Hasil survei IPO tersebut menjadi salah satu gambaran mengenai persepsi publik terhadap kinerja dan popularitas jajaran menteri Kabinet Merah Putih. Bagi Bahlil, capaian tersebut sekaligus menjadi tantangan untuk mempertahankan kepercayaan publik melalui kinerja dan kebijakan yang konsisten di sektor energi dan sumber daya mineral.
Terima kasih.



