Bupati Natuna, Cen Sui Lan Mengecek Langsung Pasokan 96 Ribu Liter Minya Kita - lkipartaigolkar

Bupati Natuna, Cen Sui Lan Mengecek Langsung Pasokan 96 Ribu Liter Minya Kita

Share your love

LKI Golkar – Setelah mengalami kekosongan atas minyak goreng, Kini Kabupaten Natuna kembali mendapatkan pasokan Minyak Goreng Rakyat “Minyakita” sebanyak 96.000 liter untuk menjaga stabilitas harga dan stok di pasaran. Pasokan tersebut tiba melalui Tol Laut dan bongkar muat di Pelabuhan Pelni Selat Lampa, Kecamatan Pulau Tiga Barat, pada Rabu, 23 September 2026.

Atas kedatangan pasokan ini Bupati Natuna, Cen Sui Lan bersama Wakil Bupati Natuna Jarmin Sidik, didampingi Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop-UMKM) serta jajaran Bulog mengecek secara langsung.

Bupati Cen Sui Lan dan Wabup Jarmin Sidik terlihat naik ke atas dermaga dan memeriksa langsung tumpukan dus Minyakita yang baru turun dari kapal. Keduanya memastikan pasokan dalam kondisi baik, segel aman, dan jumlah sesuai manifest. Bupati Cen Sui Lan menegaskan, ia dan Wabup sengaja turun langsung untuk memastikan Minyakita ini benar-benar sampai ke masyarakat dengan harga sesuai HET.

“Hari ini kita dapat 96 ribu liter Minyakita. Ini jumlah yang cukup besar. Saya bersama Pak Wabup Jarmin Sidik turun langsung ke Selat Lampa untuk memastikan barangnya ada, jumlahnya pas, dan tidak ada yang main-main. Saya tidak mau ada penimbunan dan permainan harga di Natuna,” tegas Cen Sui Lan.

“Minyakita ini adalah minyak goreng untuk rakyat. Harganya sudah ditetapkan pemerintah Rp 15.700 per liter. Saya minta Disperindag awasi ketat sampai ke kios-kios di Ranai, Serasan, Midai, dan Bunguran. Jangan sampai dijual Rp 20 ribu,” tambahnya.

Sementara Kepala Disperindag Kabupaten Natuna, Warwan Syaputra ketika dihubungi RRI pada Kamis, 24 September 2026, menegaskan skema pendistribusian 96 ribu liter minyak goreng ini akan diprioritaskan secara merata, terutama untuk wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) tentu melalui Bulog Ranai.

“Atas arah, kebijakan sesuai aturan 96 ribu liter minyak goreng ini akan kita bagi adil. Tidak hanya untuk Ranai saja, tapi juga untuk Serasan, Subi, Midai, dan Pulau Laut. Untuk skema aturan baik penyaluran atau HET, Bulog yang akan mengaturnya. Kita tahu di pulau-pulau harga minyak goreng sering melonjak karena ongkos angkut. Dengan adanya pasokan ini, kita tekan harga supaya stabil,” ujar Kadis Disperindag Kopum.

Terhadap 96.000 liter Minyakita ini setara dengan 5 kontainer, akan didistribusikan kepada masyarakat. Tentu sekema pendistribusian akan melalui aturan yang berlaku yaitu melalui Pasar Tradisional Ranai, mitra kerjasama Bulog ranai dan berbagai operasi pasar murah Koperasi dan UMKM binaanToko pengecer resmi yang telah ditunjuk di setiap kecamatan. Diharapkan Pengawasan oleh Satgas Pangan benar-benar dilaksanakan agar kelangkaan tidak hanya minyak goreng saja namun berbagai kebutuhan pokok tidak perlu terjadi lagi di Natuna. Masyarakat juga diimbau untuk membeli sesuai kebutuhan dan melapor jika menemukan pengecer yang menjual di atas HET.

Share your love

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *