Bahlil: Pengkaderan adalah ruh Partai Golkar - lkipartaigolkar

Bahlil: Pengkaderan adalah ruh Partai Golkar

Share your love

LKI Golkar – Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menegaskan proses pengkaderan menjadi salah satu hal utama yang harus diperkuat dalam internal partai.

Menurut Bahlil, kaderisasi merupakan ruh yang membentuk kualitas, karakter, dan kapasitas anggota Partai Golkar.

“Kita sebagai partai harus melakukan koreksi internal. Salah satu yang harus kita lakukan, menurut saya, adalah proses pengkaderan. Ruhnya di sini, ruhnya di sini,” kata Bahlil saat membuka  Training of Trainers Akademi Partai Golkar di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Senin (3/8/2026).

Ia mengatakan kaderisasi juga menjadi sarana untuk memahami secara utuh nilai-nilai dasar perjuangan Partai Golkar.

Menurutnya, pragmatisme  politik tetap dibutuhkan dalam menghadapi dinamika politik. Namun, hal tersebut harus diimbangi dengan pemahaman terhadap nilai, ideologi, dan tujuan perjuangan partai.

Apabila pragmatisme tidak disertai nilai dasar yang kuat, Bahlil menilai kondisi tersebut berpotensi menimbulkan distorsi terhadap arah dan tujuan  organisasi.

Selain memperkuat kaderisasi, Bahlil meminta seluruh kader Partai Golkar mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. Ia menilai persaingan politik saat ini tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan atau kekuatan, tetapi juga kecepatan dalam merespons perubahan.

“Kalau Golkar tidak mampu melakukan adaptasi, kita akan ketinggalan,” ujarnya.

Menurut Bahlil, kemampuan membaca perubahan sosial, perkembangan teknologi, kebutuhan masyarakat, dan dinamika politik menjadi bagian penting dalam menjaga relevansi partai.

“Ini bukan persoalan pintar mengalahkan yang bodoh atau kuat mengalahkan yang lemah. Persoalannya adalah yang cepat mengalahkan yang lambat,” katanya.

Ia menilai kader partai perlu memiliki kemampuan belajar, berkomunikasi, dan mengambil keputusan secara cepat tanpa meninggalkan nilai-nilai organisasi.

Adaptasi juga diperlukan agar Golkar dapat terus menjangkau kelompok masyarakat yang memiliki kebutuhan dan pola komunikasi berbeda.

Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji mengatakan Training of Trainers Akademi Partai Golkar menjadi wadah untuk menciptakan para pelatih yang kompeten.

Para peserta nantinya akan ditugaskan untuk memberikan pendidikan dan pelatihan kader di tingkat pusat maupun daerah.

Menurut Sarmuji, terdapat sejumlah kompetensi yang menjadi sasaran dalam kegiatan tersebut.

Kompetensi itu meliputi kemampuan teknokratis, elektoral, geopolitik, manajerial, serta berbagai kapasitas lain yang diperlukan dalam menjalankan organisasi politik.

Pelatihan tersebut diharapkan dapat memperkuat Golkar sebagai wadah kaderisasi sekaligus mempersiapkan partai menghadapi Pemilu 2029.

Para pelatih juga diharapkan mampu menyampaikan materi secara terstruktur dan menyesuaikannya dengan kebutuhan kader di masing-masing wilayah.

Training of Trainers Akademi Partai Golkar berlangsung pada 3–8 Agustus 2026.

Peserta kegiatan berasal dari anggota DPR RI, unsur Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar, organisasi kemasyarakatan, serta sejumlah kader yang ditunjuk khusus untuk menjadi pelatih.

Bendahara Akademi Partai Golkar Eric Hermawan mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memberikan bekal kepada kader Partai Golkar di seluruh Indonesia.

“Tentunya ini bertujuan meningkatkan kualitas, kapasitas, dan kemampuan kader Partai Golkar ke depannya,” kata Eric.

Menurutnya, kader yang telah mengikuti pelatihan diharapkan dapat meneruskan pengetahuan dan keterampilan kepada anggota lain di daerah. Dengan sistem pelatihan berjenjang, Partai Golkar berharap proses kaderisasi dapat berjalan lebih terstruktur, merata, dan berkelanjutan.

Penyelenggaraan TOT juga menjadi bagian dari upaya memperkuat organisasi agar mampu menjawab perubahan politik serta kebutuhan masyarakat menjelang Pemilu 2029.

Share your love

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *