
Adela Komisi X DPR RI Fraksi Golkar: Sensus Ekonomi 2026 Perkuat Kebijakan UMKM
Share your love
LKI Golkar – Anggota Komisi X DPR RI Adela Kanasya Adies mengatakan Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi dasar penyusunan kebijakan berbasis data. Termasuk, memperkuat pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Adela mengajak masyarakat dan pelaku usaha berpartisipasi aktif dalam Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS).
“Sensus Ekonomi merupakan instrumen penting untuk memotret kondisi perekonomian Indonesia secara menyeluruh dan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan,” kata Adela dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, 5 Agustus 2026.
Menurut Adela, hasil sensus akan memberikan gambaran terkini mengenai dunia usaha, mulai dari usaha mikro hingga perusahaan besar, termasuk perkembangan ekonomi digital yang terus tumbuh.
Dia menilai data sensus akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan, penentuan prioritas anggaran, evaluasi program pemerintah, serta mendukung fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan DPR RI.
Legislator dari Fraksi Partai Gerindra ini pun mengatakan salah satu fokus utama Sensus Ekonomi 2026 ialah menghasilkan data yang lebih komprehensif mengenai kondisi UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional.
Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, terdapat sekitar 65 juta unit UMKM di Indonesia.
Oleh karena itu, kata dia, akurasi data melalui sensus sangat penting agar kebijakan pemberdayaan pelaku usaha sesuai dengan kondisi di lapangan.
Adela juga memastikan masyarakat tidak perlu khawatir memberikan data kepada petugas BPS karena kerahasiaan informasi dijamin oleh Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik dan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi.
Adela mengajak masyarakat dan pelaku usaha berpartisipasi aktif dalam Sensus Ekonomi 2026 yang dijadwalkan berlangsung hingga 31 Agustus 2026.



