
Bahlil Anggarkan Rp520 Miliar untuk Pemasangan Listrik Gratis 2027, Siapa yang Berhak?
Share your love
LKI Golkar – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp520 miliar untuk Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) pada Tahun Anggaran 2027.
Hal tersebut ia ungkapkan dalam Rapat Kerja Penetapan RKA-K/L dan RKP Tahun 2027 bersama Komisi XII DPR RI di Jakarta, dikutip pada Jumat (19/06/2026).
Menurut Bahlil Lahadalia, Program Bantuan Pasang Baru Listrik merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memperluas akses energi bagi masyarakat yang belum memiliki sambungan listrik sendiri. Melalui program ini, masyarakat yang memenuhi kriteria dapat memperoleh fasilitas pemasangan listrik gratis sehingga tidak perlu menanggung seluruh biaya penyambungan listrik rumah tangga.
Bantuan Pasang Baru Listrik untuk Keluarga Kurang Mampu
Program Bantuan Pasang Baru Listrik atau BPBL merupakan bantuan pemerintah yang ditujukan bagi keluarga kurang mampu yang belum memiliki akses listrik secara mandiri. Melalui program Bantuan Pasang Baru Listrik, penerima manfaat dapat memperoleh sambungan listrik gratis yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas masyarakat.
Selain program Bantuan Pasang Baru Listrik, Kementerian ESDM juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp9,746 triliun untuk program listrik desa (lisdes) pada tahun 2027. Menurut Bahlil Lahadalia, kedua program tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperluas akses energi dan mempercepat pemerataan pembangunan di berbagai daerah.
Pemerintah menilai bahwa akses listrik merupakan kebutuhan dasar yang memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta aktivitas rumah tangga sehari-hari. Karena itu, program listrik gratis melalui Bantuan Pasang Baru Listrik terus menjadi salah satu prioritas dalam kebijakan energi nasional.
Listrik Gratis Diharapkan Perluas Akses Energi
Melalui anggaran yang telah disiapkan, pemerintah berharap program listrik desa dapat menjangkau wilayah yang masih menghadapi keterbatasan layanan ketenagalistrikan. Sementara itu, program Bantuan Pasang Baru Listrik diharapkan mampu membantu rumah tangga yang selama ini belum memiliki sambungan listrik sendiri untuk memperoleh akses listrik gratis yang lebih aman dan layak.
Kementerian ESDM menjelaskan bahwa pelaksanaan Bantuan Pasang Baru Listrik merupakan bagian dari upaya meningkatkan rasio elektrifikasi nasional sekaligus memperluas pemerataan akses energi hingga ke daerah-daerah yang masih membutuhkan dukungan infrastruktur kelistrikan.
Menurut Bahlil Lahadalia, perluasan akses listrik tidak hanya berkaitan dengan penyediaan energi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh sebab itu, program listrik gratis melalui Bantuan Pasang Baru Listrik diharapkan dapat memberikan manfaat langsung kepada keluarga berpenghasilan rendah.
Bahlil Lahadalia Dorong Pemerataan Akses Listrik
Melalui program listrik desa dan Bantuan Pasang Baru Listrik, Bahlil Lahadalia menargetkan semakin banyak masyarakat yang dapat menikmati layanan listrik secara mandiri. Pemerintah berharap program listrik gratis tersebut mampu membantu masyarakat yang belum memiliki sambungan listrik sekaligus mendukung pemerataan pembangunan di berbagai wilayah Indonesia.
Dengan semakin luasnya cakupan Bantuan Pasang Baru Listrik, pemerintah menargetkan akses energi yang lebih merata, peningkatan kualitas hidup masyarakat, serta penguatan pembangunan ekonomi daerah yang didukung oleh ketersediaan listrik yang memadai



