Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Bupati Dian Gercep Jawab Keluhan Warga: Bawa Bantuan Semen, Janji Perbaikan Jembatan - lkipartaigolkar

Bupati Dian Gercep Jawab Keluhan Warga: Bawa Bantuan Semen, Janji Perbaikan Jembatan

Share your love

LKI Golkar – Keluhan warga terkait kondisi jalan rusak di Desa Kalimati, Kecamatan Japara, mendapat respons cepat dari Bupati Kuningan H Dian Rachmat Yanuar. 

Tak menunggu lama, orang nomor satu di Kabupaten Kuningan itu langsung memberikan bantuan material berupa 50 sak semen guna mendukung perbaikan jalan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.

Langkah cepat tersebut mendapat apresiasi dari warga. Respons Bupati Dian dinilai sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan infrastruktur yang berdampak langsung pada aktivitas masyarakat.

Momen itu terjadi saat Bupati Dian melakukan peninjauan pekerjaan pengaspalan jalan di Desa Cikeleng, Kecamatan Japara, Senin (1/6/2026). 

Dalam kunjungan tersebut, Kepala Desa Kalimati Hasan Bahri memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan kondisi infrastruktur di wilayahnya yang membutuhkan perhatian.

Didampingi Plt Camat Japara Iman Firmansyah dan Kasi Pemerintahan Kecamatan Japara Arif Hidayat, Hasan Bahri menjelaskan bahwa jalan penghubung menuju Desa Kalimati mengalami kerusakan di sejumlah titik. 

Kerusakan tersebut cukup mengganggu mobilitas warga, terutama saat musim hujan.

Meski demikian, masyarakat tidak tinggal diam. Warga secara swadaya telah bergotong royong mengumpulkan sekitar 100 sak semen untuk memperbaiki sebagian ruas jalan yang rusak. 

Namun, jumlah material yang tersedia masih belum mencukupi untuk menangani seluruh titik kerusakan.

“Kami bersama warga sudah berusaha melakukan perbaikan secara mandiri. Namun kebutuhan material masih cukup besar, terutama untuk memperbaiki titik-titik kerusakan yang cukup berat,” ungkap Hasan Bahri.

Mendengar langsung aspirasi tersebut, Bupati Dian segera memberikan bantuan tambahan berupa 50 sak semen. 

Bantuan itu diharapkan dapat mempercepat proses perbaikan sementara sehingga akses masyarakat menjadi lebih nyaman dan aman digunakan.

“Pak Kades, saya bantu 50 sak semen untuk Desa Kalimati. Mudah-mudahan bisa membantu kebutuhan masyarakat. Ini memang masih perbaikan sementara,” ujar Bupati Dian di hadapan perangkat desa dan warga.

Langkah cepat tersebut semakin menguatkan komitmen Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam merespons kebutuhan masyarakat, terutama terkait pembangunan infrastruktur dasar yang menjadi penunjang aktivitas ekonomi dan sosial warga.

Tidak hanya memberikan bantuan material, Bupati Dian juga memastikan pemerintah daerah telah menyiapkan langkah lanjutan untuk meningkatkan konektivitas di kawasan tersebut. 

Salah satunya melalui program rehabilitasi jembatan yang menghubungkan Desa Kalimati dengan Desa Padarama, Kecamatan Ciawigebang.

Jembatan tersebut memiliki peran strategis karena menjadi akses utama bagi warga dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari transportasi, perdagangan hingga kegiatan pertanian.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Kuningan, I Putu Bagiasna, mengungkapkan bahwa proyek perbaikan jembatan sudah masuk dalam program pembangunan tahun 2026.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Kuningan telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp200 juta melalui APBD untuk mendukung rehabilitasi jembatan tersebut. 

Saat ini proses pengerjaan tinggal menunggu tahapan lelang selesai sebelum pekerjaan fisik dimulai.

“Anggaran sebesar Rp200 juta sudah tersedia untuk perbaikan jembatan Kalimati-Padarama. Saat ini sedang dalam proses lelang dan setelah selesai pekerjaan fisik akan segera dilaksanakan,” jelas Putu.

Dengan adanya bantuan semen dan kepastian rehabilitasi jembatan, harapan masyarakat Desa Kalimati untuk memiliki akses infrastruktur yang lebih baik semakin terbuka. 

Perbaikan jalan dan jembatan tersebut diharapkan mampu mendukung kelancaran mobilitas warga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah pedesaan.

Respons cepat yang ditunjukkan Bupati Dian juga menjadi bukti bahwa aspirasi masyarakat tetap menjadi perhatian pemerintah daerah. 

Melalui kolaborasi antara pemerintah dan warga, pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kuningan diharapkan dapat berjalan lebih merata dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Share your love

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *