Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Progres TMMD di Cigudeg Capai 59 Persen – lkipartaigolkar

Progres TMMD di Cigudeg Capai 59 Persen

Share your love

LKI Golkar – Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Penanggung Jawab Operasional (PJO) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 mengecek langsung progres pembangunan program TMMD di Kabupaten Bogor yang dilaksanakan di Desa Banyuasih dan Tegallega, Kecamatan Cigudeg.

Ketua Wasev PJO TMMD ke-128  Brigjen TNI Edi Yusnandar mengingatkan pentingnya percepatan penyelesaian pembangunan fisik dalam pelaksanaan TMMD ke-120 di Kabupaten Bogor, khususnya pekerjaan jalan dan fasilitas MCK.

Dia mengapresiasi progres kegiatan TMMD di Kecamatan Cigudeg yang telah berjalan sejak 22 Maret 2026 telah mencapai lebih dari 59 persen.

“Progres pembangunan fisik utama berupa pengaspalan jalan penghubung Desa Banyuasih dan Desa Tegallega telah mencapai hasil signifikan,” ungkapnya.

Brigjen TNI Edi Yusnandar mengatakan, pemilihan sasaran pembangunan di wilayah Cigudeg sudah tepat, karena menyentuh langsung kebutuhan masyarakat pedesaan,.

Sebelumnya kses antar wilayah sulit dilalui, terutama saat musim hujan.

Dia pun meminta seluruh personel melakukan reorganisasi kekuatan di sisa waktu pelaksanaan agar target dapat selesai tepat waktu.

Selain itu, Brigjen TNI Edi Yusnandar menekankan pentingnya menjaga integritas, tata administrasi, dan akuntabilitas kegiatan TMMD.

“Agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat dan dapat dipertanggungjawabkan dengan baik,” ungkap Iren Itben Inspektorat TNI AD.

Selain pembangunan jalan, TMMD ke-128 juga melaksanakan sejumlah program fisik lainnya, diantaranya pembangunan lima unit rumah tidak layak huni (rutilahu), pembangunan saluran air bersih, renovasi MCK, renovasi mushola, program penghijauan, dan ketahanan pangan.

Di sektor non fisik, kegiatan TMMD diisi dengan berbagai penyuluhan kepada masyarakat, mulai dari kesehatan, mitigasi bencana, pencegahan narkoba, hingga wawasan kebangsaan.

Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi atau Jaro Ade menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pelosok Kabupaten Bogor.

Kami sangat terbantu oleh TNI, bukan hanya dalam membuka akses infrastruktur antar desa dan kecamatan, tetapi juga dalam penanganan dampak bencana alam. Sinergi ini juga melibatkan Polri dan telah ditetapkan melalui keputusan Bupati Bogor,” ujarnya.

Pembangunan infrastruktur yang dilakukan melalui program TMMD merupakan kelanjutan dari program sebelumnya yang telah membuka akses di wilayah Rumpin hingga Cigudeg. Kini, manfaatnya sudah dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Saya melihat sendiri bagaimana masyarakat kini lebih mudah beraktivitas. Petani membawa hasil panen, anak-anak sekolah juga lebih mudah menjangkau akses pendidikan. Dulu jalan ini sangat sulit dilalui,” tuturnya.

Jaro Ade pun mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung program TMMD melalui semangat gotong royong. Menurutnya warga, jangan hanya menonton. Mari kita bersama-sama membantu, karena gotong royong bersama TNI adalah bagian dari ibadah.

Pada peninjauan ini Brigjen TNI Edi Yusnandar didampingi jajaran Kodam III/Siliwangi, Korem 061/Suryakancana, Kodim 0621 Kabupaten Bogor, Forkopimda, para kepala desa, serta tokoh masyarakat setempat.

Share your love

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *