Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Tekan Pengangguran, Ansar Optimalkan BLK hingga Akses Modal Usaha di Kepri – lkipartaigolkar

Tekan Pengangguran, Ansar Optimalkan BLK hingga Akses Modal Usaha di Kepri

Share your love

LKI Golkar – Angka pengangguran di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang mencapai sekitar 75 ribu orang mendorong pemerintah daerah menyiapkan berbagai langkah strategis. Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menegaskan solusi utama difokuskan pada peningkatan keterampilan dan akses permodalan usaha.

Menurut Ansar, tingginya angka pengangguran menjadi perhatian serius yang harus ditangani secara komprehensif, baik melalui penyerapan tenaga kerja maupun penciptaan lapangan kerja baru.

Salah satu langkah utama yang dilakukan adalah mengoptimalkan peran Balai Latihan Kerja (BLK) di Kepri. Program pelatihan difokuskan pada peningkatan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri.

“Balai Latihan Kerja kita optimalkan agar para pencari kerja memiliki keterampilan yang benar-benar dibutuhkan oleh perusahaan,” ujar Ansar, Senin  (13/4).

Ia menjelaskan, pelatihan di BLK tidak hanya bersifat teori, tetapi juga menitikberatkan pada praktik langsung agar peserta siap terjun ke dunia kerja.

Sejumlah bidang pelatihan yang menjadi prioritas antara lain pengelasan, menjahit, serta berbagai keterampilan teknis lainnya. Untuk bidang pengelasan, peserta bahkan mulai diperkenalkan pada teknik pengelasan bawah air yang dibutuhkan di sektor maritim.

“Pelatihan kita sesuaikan dengan kebutuhan industri, seperti pengelasan yang bisa langsung disalurkan ke galangan kapal,” katanya.

Selain itu, keterampilan menjahit juga dikembangkan untuk mendukung sektor industri kreatif dan usaha kecil menengah (UKM). Peserta tidak hanya dilatih untuk bekerja di industri, tetapi juga didorong agar mampu membuka usaha mandiri.

Sebagai upaya tambahan, Pemprov Kepri juga memperkuat akses permodalan bagi masyarakat. Pemerintah bekerja sama dengan Bank Riau Kepri untuk memberikan kemudahan pinjaman bagi pelaku usaha baru.

Program ini mencakup proses pengajuan yang lebih sederhana serta bunga pinjaman yang terjangkau, sehingga diharapkan mampu mendorong lahirnya wirausaha baru.

“Dengan membuka usaha, pengangguran bisa terserap. Ini saling menguntungkan,” jelasnya.

Ansar menekankan, kombinasi antara pelatihan keterampilan melalui BLK dan dukungan permodalan menjadi kunci utama dalam menekan angka pengangguran di Kepri.

Pemerintah daerah optimistis, melalui langkah tersebut, peluang kerja akan semakin terbuka dan masyarakat memiliki kesempatan lebih besar untuk meningkatkan taraf hidup.

Share your love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *