
Bahlil Lahadalia Sebut Dua Tanker Pertamina Tertahan di Selat Hormuz, Stok BBM Aman
Share your love
LKI Golkar – Dua kapal tanker milik PT Pertamina International Shipping (PIS), yakni VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro, tertahan di kawasan Teluk Arab akibat penutupan Selat Hormuz oleh Iran di tengah konflik Timur Tengah yang memanas.
Negosiasi Masih Berlangsung
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, memastikan pemerintah bersama Pertamina terus melakukan negosiasi intensif agar kedua kapal tersebut dapat segera melintas.
Bahlil menjelaskan bahwa proses negosiasi masih berlangsung di tengah antrean panjang kapal-kapal yang juga menunggu akses.
Muatan Kapal untuk Kebutuhan Energi
Kapal Pertamina Pride diketahui membawa pasokan minyak mentah untuk kebutuhan energi domestik, sementara Gamsunoro mengangkut kargo milik konsumen pihak ketiga.
Penutupan Selat Hormuz dilakukan Iran sebagai respons atas ketegangan dengan Amerika Serikat dan Israel.
Sistem Buka-Tutup Selat Hormuz
Meski situasi cukup menantang, Bahlil mengungkapkan adanya perkembangan positif dengan kebijakan Iran yang menerapkan sistem buka-tutup di Selat Hormuz.
Kebijakan tersebut memungkinkan kapal-kapal dari negara lain tetap dapat berkomunikasi dan melintas, meskipun kapal berbendera AS dan Israel menghadapi pembatasan lebih ketat.
Stok BBM Nasional Tetap Aman
Bahlil menegaskan bahwa stok bahan bakar minyak (BBM) nasional masih dalam kondisi aman dan harga tidak akan mengalami kenaikan hingga Lebaran mendatang.
Kebijakan tersebut memungkinkan kapal-kapal dari negara lain tetap dapat berkomunikasi dan melintas, meskipun kapal berbendera AS dan Israel menghadapi pembatasan lebih ketat.
Stok BBM Nasional Tetap Aman
Bahlil menegaskan bahwa stok bahan bakar minyak (BBM) nasional masih dalam kondisi aman dan harga tidak akan mengalami kenaikan hingga Lebaran mendatang.



