
Dave Laksono: Jangan Biarkan Hoaks dan Provokasi Memecah Soliditas Partai Golkar
Share your love
LKI Golkar – Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, menegaskan bahwa informasi mengenai rencana Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar yang beredar di media sosial tidak benar.
Isu tersebut muncul setelah beredarnya poster digital bertajuk “Sukseskan Munaslub Partai Golkar” dengan narasi “Selamatkan Partai Golkar dari Gank Solo”. Poster tersebut mencantumkan nama Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, sebagai calon ketua umum serta rencana Munaslub pada 29 November 2026 di Hotel Mercure Convention Center Ancol.
Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, telah membantah informasi tersebut. Ahmad Doli Kurnia juga menyatakan tidak mengetahui maupun terlibat dalam penyebaran poster tersebut.
“Informasi mengenai Munaslub yang beredar di media sosial itu tidak benar. Saya meminta masyarakat, khususnya kader Partai Golkar, untuk tidak mempercayai atau menyebarkan informasi yang kebenarannya tidak jelas. Jangan sampai kabar palsu membangun kesan seolaholah Partai Golkar sedang mengalami konflik internal atau krisis kepemimpinan,” tegas Dave.
Dave menilai penyebaran poster tersebut dapat menimbulkan kegaduhan dan mengganggu soliditas partai. Pencatutan nama kader serta narasi yang mempertentangkan kelompok tertentu berpotensi memicu ketegangan internal. Perbedaan pandangan merupakan hal wajar, tetapi tidak boleh dimanfaatkan untuk mengadu domba sesama kader.
“Partai Golkar tidak boleh dipecah oleh isu yang tidak bertanggung jawab. Membangun pertentangan antarkader, terlebih dengan mencatut nama tokoh partai, tidak memberikan manfaat bagi organisasi. Seluruh kader harus menjaga persatuan dan tidak terpengaruh oleh upaya yang dapat mengganggu soliditas partai,” ujarnya.
Dave menegaskan bahwa kepemimpinan Ketua Umum Bahlil Lahadalia harus dihormati sesuai mekanisme organisasi. Setiap keputusan strategis partai, termasuk terkait kepemimpinan, harus berpedoman pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta peraturan organisasi.
“Partai Golkar memiliki aturan dan mekanisme organisasi yang harus dihormati seluruh kader. Fokus kita adalah memperkuat organisasi dan menjalankan tanggung jawab politik kepada masyarakat,” tambahnya.
Dave juga menyayangkan tuduhan terhadap pribadi Ketua Umum Bahlil Lahadalia, termasuk isu keterlibatannya dalam kasus penyadapan yang telah dibantah oleh yang bersangkutan.
Menurutnya, tuduhan tanpa dasar dan bukti dapat merugikan nama baik seseorang serta memengaruhi soliditas partai. Ia mendukung langkah hukum Bahlil untuk meluruskan tuduhan tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.
“Saya mendukung langkah hukum yang ditempuh Bapak Bahlil Lahadalia untuk membela nama baik dan meluruskan tuduhan tersebut. Setiap persoalan harus diselesaikan berdasarkan fakta dan melalui jalur hukum, bukan dengan menyebarkan tuduhan yang belum terbukti,” ujar Dave.
Dave mengajak seluruh kader untuk bijak menyikapi informasi dengan melakukan klarifikasi melalui saluran resmi partai sebelum menyebarkannya.
Ia mengingatkan agar setiap kader menjaga nama baik organisasi dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.
“Saya mengajak seluruh kader untuk menjaga kekompakan dan menempatkan kepentingan Partai Golkar di atas kepentingan pribadi maupun kelompok. Perbedaan pandangan harus diselesaikan melalui mekanisme organisasi agar tidak mengganggu konsolidasi partai. Dengan komitmen dan kebersamaan, saya yakin Partai Golkar akan tetap solid dan mampu menjalankan tanggung jawabnya kepada masyarakat,” tutup Dave.



