Dukung Prolanis, Wali Kota Neni Moerniaeni Minta Puskesmas dan Klinik Swasta Aktif Dampingi Pasien - lkipartaigolkar

Dukung Prolanis, Wali Kota Neni Moerniaeni Minta Puskesmas dan Klinik Swasta Aktif Dampingi Pasien

Share your love

LKI Golkar – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan melalui penguatan koordinasi antara fasilitas kesehatan, tenaga medis, dan organisasi profesi.

Salah satu perhatian pemerintah adalah optimalisasi Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) agar pasien mendapatkan pendampingan dan pemantauan kesehatan secara rutin.

Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni saat menghadiri peringatan Hari Bakti Dokter Indonesia ke-118 sekaligus HUT ke-76 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) di halaman parkir Gedung MTQ Kota Bontang, Minggu (25/10) lalu.

Kegiatan yang melibatkan IDI Cabang Bontang, Dinas Kesehatan, BPJS Kesehatan, rumah sakit, serta tenaga medis tersebut juga diikuti peserta Prolanis.

Berbagai agenda digelar, mulai dari senam bersama, edukasi kesehatan, pemeriksaan gratis hingga pelayanan kesehatan khusus bagi peserta Prolanis.

Dalam kesempatan itu, Neni meminta puskesmas dan klinik swasta lebih aktif menjalankan Prolanis serta memperkuat koordinasi dengan rumah sakit dan BPJS Kesehatan. Termasuk memastikan mekanisme rujuk balik berjalan sesuai kebutuhan dan kondisi medis pasien.

“Pencegahan lebih baik daripada mengobati. Karena itu, edukasi kesehatan, pemeriksaan rutin, dan pengendalian penyakit kronis harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.

Menurutnya, pelayanan kesehatan tidak cukup hanya berfokus pada pengobatan ketika masyarakat sakit. Upaya promotif dan preventif perlu diperkuat agar risiko penyakit dapat ditekan dan kualitas hidup masyarakat meningkat.

Neni berharap peringatan tersebut menjadi momentum mempererat kerja sama seluruh pemangku kepentingan di bidang kesehatan.

Ia juga mengingatkan para dokter agar terus mengedepankan pelayanan yang profesional, humanis, dan berkelanjutan.

“Pengabdian dokter harus diwujudkan melalui pelayanan terbaik kepada masyarakat. Upaya pencegahan dan deteksi dini juga perlu menjadi prioritas,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua IDI Cabang Bontang, dr. Andi Anwar Arsyad mengatakan, rangkaian peringatan HUT IDI telah dilaksanakan sejak Mei 2026.

Sejumlah kegiatan sosial dilakukan, di antaranya pelatihan bantuan hidup dasar, donor darah, pembagian masker, serta kolaborasi dengan berbagai organisasi profesi dan fasilitas kesehatan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin terus memperkuat profesionalisme dokter sekaligus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” ujarnya.

Share your love

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *