Atasi Krisis Air Akibat Kemarau Panjang, Gandung Pardiman Salurkan 50 Ribu Liter Air Bersih di Karangtengah Bantul - lkipartaigolkar

Atasi Krisis Air Akibat Kemarau Panjang, Gandung Pardiman Salurkan 50 Ribu Liter Air Bersih di Karangtengah Bantul

Share your love

LKI Golkar – Anggota Komisi VII DPR RI Gandung Pardiman menyalurkan bantuan 10 tangki air bersih setara 50 ribu liter untuk warga yang terdampak kemarau panjang di Kalurahan Karangtengah, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, Minggu (20/9/2026).

Aksi sosial yang diinisiasi bersama Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD DIY Syarif Guska Laksana, Yayasan GPC, serta Yayasan Sarana Abdi Bangsa ini ditujukan untuk meringankan beban masyarakat yang mengalami krisis air bersih selama dua bulan terakhir.

​Kedatangan rombongan penyalur bantuan disambut antusias oleh puluhan warga yang telah mengantre membawa deretan galon kosong.

Proses pengisian air ke wadah-wadah penampungan milik warga dibantu langsung oleh relawan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Karangtengah menggunakan selang distribusi. ​

Gandung Pardiman menjelaskan bahwa penyaluran bantuan ini bergerak cepat begitu dirinya menerima laporan mengenai kondisi darurat air bersih di tiga padukuhan wilayah Karangtengah.

Menurutnya, pemenuhan air bersih merupakan hak dan kebutuhan dasar masyarakat yang wajib direspon secara sigap kala musim kemarau mengeringkan sumur-sumur warga. ​

“Ini perlu perhatian khusus dan kita akan bantu terus kebutuhan air bersih yang sangat vital ini,” kata Gandung di sela-sela penyerahan bantuan. ​

Langkah responsif tersebut turut ditegaskan oleh Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD DIY, Syarif Guska Laksana. Ia menyampaikan bahwa kehadiran mereka di lokasi merupakan bentuk tanggung jawab moral dalam menyerap dan menindaklanjuti keluhan masyarakat secara langsung.

“Kami menerima laporan bahwa masyarakat Karangtengah mengalami krisis air bersih akibat kemarau panjang. Maka kami bersama Pak Gandung selaku anggota DPR RI terjun langsung menyalurkan bantuan air bersih yang sangat dibutuhkan masyarakat,” ujar Syarif.

​Dampak kekeringan yang melanda kawasan tersebut dirasakan nyata oleh warga setempat. Salah seorang warga Karangtengah, Suprih, menuturkan bahwa kekeringan telah menyulitkan aktivitas harian warga akibat sumber air utama mereka surut total. ​

“Terima kasih kepada timnya Pak Gandung yang telah menyalurkan bantuan air bersih. Kami di sini memang sangat membutuhkan,” ungkap Suprih. ​

Berdasarkan pemetaan di lapangan, krisis air bersih ini mengancam sedikitnya 10 RT yang tersebar di tiga padukuhan, yakni Padukuhan Mojolegi, Karangrejek, dan Pucungrowong. Pengurus FPRB Karangtengah Imogiri, Tri Legowo, menerangkan bahwa pihaknya telah menyiagakan 20 bak penampungan air untuk menampung seluruh bantuan yang mengalir. ​

“Total ada 10 RT dan di wilayah tersebut kita ada 20 bak penampungan air yang kita bagi sesuai dengan kondisi yang memang dirasa itu kekurangan air,” jelas Tri Legowo.

​Tri menambahkan bahwa demi menjaga ketertiban dan pemerataan pasokan, FPRB memandu distribusi air bersih dengan jadwal berkala serta memberlakukan sistem penyaluran satu pintu. ​

“Dropping itu kita ada jadwalnya rutin setiap hari Rabu sama Sabtu nanti dikoordinir oleh FPRB. Demikian juga jika ada bantuan masuk maka melalui satu pintu yakni FPRB agar bisa terkoordinir dengan baik. Saya mewakili dari FPRB Karangtengah dan juga warga khususnya yang terdampak kekeringan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gandung Pardiman yang telah memberikan air bersih untuk warga kami,” pungkas Tri.

Share your love

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *