
Wawalikota: Lurah Hadir di Masyarakat Harus Jadi Problem Solver
Share your love
LKI Golkar – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, mengatakan kehadiran lurah di tengah masyarakat harus menjadi problem solver atau orang yang dapat menyelesaikan permasalahan, bukan menjadi masalah.
“Kita ini sebagai pelayanan masyarakat, tentu saja masyarakat sangat mengharapkan betul kinerja kita. Maka itu, lurah merupakan ujung tombak pemerintahan karena kinerjanya tidak hanya dinilai dari aspek administrasi pemerintahan, tetapi juga dari kondisi lingkungan dan kualitas pelayanan yang dirasakan masyarakat secara langsung,” kata Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan di Tangerang, Rabu.
Wakil Wali Kota Pilar menegaskan, integritas harus menjadi bagian dari cara kerja aparatur, bukan sekadar materi yang disampaikan dalam kegiatan bimbingan teknis.
“Jadikan pertemuan kita, acara hari ini bukan hanya sekadar memenuhi undangan dari Inspektorat. Kita hadir di sini untuk sama-sama memahami bahwa kita harus melakukan kegiatan yang terbaik untuk masyarakat,” kata dia.
Selain itu, lingkungan keluarga lurah memiliki peran penting dalam menjaga perilaku aparatur, termasuk mengingatkan pasangan agar memperoleh penghasilan dengan cara yang sah dan tidak menerima sesuatu yang bukan haknya.
“Tentunya dengan jabatan yang diamanahkan ini, penting kita menjaga sikap baik diri sendiri sebagai pejabat, maupun keluarga kita. Kalau kita enggak bisa kontrol, kadang-kadang permasalahan juga bisa dari pasangan ataupun keluarga kita,” katanya.
Sebelumnya, 54 Lurah bersama pasangan di Kota Tangerang Selatan telah mengikuti bimbingan teknis oleh KPK terkait keluarga berintegritas khususnya dalam pencegahan korupsi.
Baca juga: Wali Kota: CKG bangun kesadaran masyarakat peduli kesehatan
Oleh karena itu, Pilar mengingatkan para lurah dan pasangan untuk menjadikan keluarga sebagai bagian dari upaya menjaga integritas. Ia berharap pasangan dapat saling mengingatkan dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjaga sikap, perilaku, dan sumber penghasilan keluarga.
Kemudian pejabat juga diminta menjadi contoh bagi masyarakat dalam menjaga kebersihan, ketertiban, dan kepedulian terhadap lingkungan. Menurutnya, kepercayaan masyarakat dapat dibangun dari tindakan sederhana yang menunjukkan bahwa pemerintah hadir dan bekerja.
“Jangan sampai kita melihat ada masalah, tapi tidak diperbaiki. Kita harus jaga kepercayaan masyarakat bahwa kita bekerja dengan baik, dengan penuh kejujuran dan integritas,” ucapnya.
Ia juga menekankan pentingnya independensi dan loyalitas dalam menjalankan tugas. Menurut Pilar, loyalitas kepada pimpinan dan organisasi harus tetap ditempatkan dalam koridor yang benar serta tidak boleh bertentangan dengan aturan.
“Selain menjaga integritas dalam pekerjaan, saya meminta para lurah dan pasangan masing-masing untuk saling mengingatkan agar tidak terjerumus dalam praktik yang dapat merusak kepercayaan masyarakat,” katanya.



