
Wamendag RI Bertemu Dubes Afrika Selatan, Bahas Penguatan Kerja Sama Perdagangan Bilateral
Share your love
LKI Golkar – Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Dyah Roro Esti, menerima kunjungan Duta Besar Afrika Selatan untuk Indonesia, Mpetjane Kgaogelo Lekgoro, di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Pertemuan tersebut membahas upaya penguatan hubungan dagang serta peningkatan kerja sama ekonomi bilateral antara Indonesia dan Afrika Selatan di tengah dinamika perdagangan global yang terus berkembang.
Dalam pertemuan itu, Wamendag RI menyambut baik rencana pelaksanaan misi dagang antara kedua negara sebagai langkah konkret untuk mendorong peningkatan nilai dan diversifikasi perdagangan. Selain itu, Dyah Roro Esti juga mendorong agar Joint Trade Committee (JTC) ke-4 dapat segera diselenggarakan, mengingat pertemuan terakhir forum tersebut dilaksanakan pada tahun 2017.
“JTC merupakan wadah strategis untuk mengevaluasi dan memperkuat kerja sama perdagangan kedua negara secara komprehensif,” ujar Wamendag RI dalam pertemuan tersebut.
Selain membahas misi dagang dan JTC, kedua pihak juga sepakat untuk mempercepat finalisasi nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) kerja sama di bidang perdagangan. MoU tersebut diharapkan dapat menjadi dasar untuk menjajaki kemungkinan pembentukan perjanjian perdagangan regional antara Indonesia dan Southern African Customs Union (SACU).
Kerja sama dengan SACU dinilai memiliki potensi besar dalam memperluas akses pasar produk Indonesia di kawasan Afrika bagian selatan serta meningkatkan arus perdagangan yang saling menguntungkan.
Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh Direktur Perundingan Bilateral, Danang Prasta Danial, serta Direktur Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor, Bayu Wicaksono Putro, yang mendampingi Wamendag RI dalam pembahasan teknis kerja sama perdagangan.
Pemerintah Indonesia berharap hubungan ekonomi dan perdagangan dengan Afrika Selatan dapat terus diperkuat melalui dialog intensif, kerja sama konkret, serta pemanfaatan peluang pasar di masing-masing negara.



