Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Temui Wamenlu, Cen Sui Lan dan Jarmin Bahas Kunjungan Dubes AS dan Penguatan Wilayah Perbatasan – lkipartaigolkar

Temui Wamenlu, Cen Sui Lan dan Jarmin Bahas Kunjungan Dubes AS dan Penguatan Wilayah Perbatasan

Share your love

LKI Golkar – Bupati Natuna Cen Sui Lan, didampingi Wakil Bupati Natuna Jarmijn, melakukan kunjungan kerja sekaligus silaturahmi ke Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia. Dalam kunjungan tersebut, keduanya bertemu langsung dengan Wakil Menteri Luar Negeri RI, Arif Havas Oegroseno.

Pertemuan ini difokuskan pada penguatan posisi Kabupaten Natuna sebagai wilayah perbatasan dan beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sekaligus membahas koordinasi rencana kunjungan Duta Besar Amerika Serikat ke Natuna.

Bupati Cen Sui Lan menegaskan bahwa Natuna memiliki peran strategis, tidak hanya dari sisi pertahanan dan kedaulatan negara, tetapi juga dalam konteks diplomasi dan kerja sama internasional.

“Kami berkoordinasi dengan Bapak Wamenlu agar rencana kunjungan Dubes Amerika Serikat ke Natuna dapat memberikan dampak positif bagi daerah, khususnya dalam membuka peluang kerja sama ekonomi,” ujar Cen Sui Lan, Selasa (3/2/2026).

Dorong Kerja Sama Maritim dan Pendidikan

Menurut Cen Sui Lan, kehadiran Dubes Amerika Serikat di Natuna diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi penguatan hubungan bilateral di tingkat lokal, terutama di sektor kemaritiman dan pendidikan, yang menjadi potensi unggulan Natuna.

Ia menekankan bahwa diplomasi daerah harus mampu diterjemahkan menjadi manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk peningkatan investasi, pengembangan sumber daya manusia, serta penguatan ekonomi lokal.

Arahan Diplomasi dari Wamenlu

Wakil Menteri Luar Negeri RI, Arif Havas Oegroseno, menyambut baik inisiatif Pemerintah Kabupaten Natuna dalam memperkuat diplomasi perbatasan. Ia memberikan sejumlah arahan terkait langkah-langkah diplomasi yang perlu dipersiapkan secara matang, khususnya dalam menyambut kunjungan perwakilan asing.

Menurut Wamenlu, pengelolaan diplomasi di wilayah perbatasan harus dilakukan secara profesional, terukur, dan terkoordinasi, agar kehadiran mitra internasional benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat setempat, tanpa mengesampingkan kepentingan nasional.

Natuna dan Diplomasi Pembangunan Perbatasan

Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam menyelaraskan pandangan antara pemerintah pusat dan daerah terkait pembangunan wilayah perbatasan. Tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan dan kedaulatan, tetapi juga pada optimalisasi potensi ekonomi melalui jalur diplomasi.

Pemerintah Kabupaten Natuna menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dalam menjadikan Natuna sebagai kawasan perbatasan yang maju, terbuka terhadap kerja sama internasional, dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakatnya.

Share your love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *