
Setahun Bupati dan Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah: Kami Tidak Pernah Libur!
Share your love
LKI Golkar – Satu tahun kepemimpinan di Kabupaten Tangerang, Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap responsif terhadap persoalan masyarakat. Meski tantangan infrastruktur masih menjadi pekerjaan rumah tetapi progres perbaikan terus dipacu setelah sempat tertahan dampak pandemi.
Dalam refleksi satu tahun kinerja sejak Februari 2025, Intan mengungkapkan bahwa ia bersama Maesyal Rasyid bekerja tanpa jeda untuk memantau wilayah dengan populasi mencapai 3,6 juta jiwa.
“Satu tahun itu terasa pendek. Saya dan Pak Bupati (Maesyal Rasyid) tidak pernah liburan atau sekadar istirahat tenang. Setiap laporan masyarakat yang masuk selalu kami jadikan prioritas,” ujar Intan di Pendopo Bupati Tangerang, Selasa 10 Maret 2026.
Menanggapi keluhan warga terkait kerusakan jalan di sejumlah titik, Intan memberikan penjelasan mengenai peta jalan pembangunan daerah. Menurutnya, fokus anggaran pada medio 2020 hingga 2022 terserap besar untuk penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi.
Perbaikan infrastruktur jalan baru efektif dimulai kembali di tahun 2023. Sehingga memperbaiki kerusakan jalan di 29 kecamatan dan ratusan desa ini butuh waktu dan tidak bisa instan.
“Jika masyarakat merasa belum puas, kami memaklumi karena semuanya memang sedang dalam proses pengerjaan,” tuturnya.
Intan juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, media, dan masyarakat. Ia menyatakan bahwa jajaran Pemerintah Kabupaten Tangerang tidak menutup telinga terhadap kritik, termasuk informasi mengenai isu lingkungan seperti pembuangan sampah liar yang baru-baru ini terjadi di Desa Jatake.
“Kami sangat berterima kasih atas informasi dari rekan-rekan media. Dengan luas wilayah 246 desa dan 28 kelurahan, mustahil bagi kami memantau setiap sudut tanpa bantuan laporan warga. Fungsi media di sini sangat krusial sebagai mata dan telinga kami di lapangan,” tambahnya.
Instruksi bagi ASN: Paham ‘Product Knowledge’
Selain fokus pada pembangunan fisik, Intan menyoroti pembenahan internal birokrasi. Ia mewajibkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Tangerang untuk aktif mensosialisasikan program unggulan pemerintah kepada publik.
Ia mengibaratkan ASN seperti pramuniaga di pusat perbelanjaan yang harus menguasai keunggulan layanan mereka. “ASN harus tahu product knowledge-nya. Jangan hanya bekerja rutin, tapi harus paham apa saja program pemerintah yang bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Intan.



