
Safari Ramadan Kepri: Ansar Ahmad Serahkan Hibah Rp300 Juta untuk Masjid Nur Al Weini
Share your love
LKI Golkar – Safari Ramadan Kepri kembali mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat. Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, melaksanakan Safari Ramadan di Masjid Nur Al Weini, Jalan Peralatan, Kota Tanjungpinang, Senin (2/3/2026), yang bertepatan dengan malam ke-13 Ramadan 1447 Hijriah.
Hangatnya Silaturahmi di Malam Ramadan
Malam itu, suasana Masjid Nur Al Weini terasa hangat dan penuh kekhusyukan. Ansar Ahmad hadir bersama sejumlah pejabat Pemprov Kepri, di antaranya Dewi Kumalasari Ansar Ahmad, Luki Zaman Prawira, Misni, Aries Fahriadi, Hendri Kurniadi, Muhammad Iksan, Said Nur Syahdu, Hasfarizal Handra, serta Surianto.
Ansar langsung menyapa jamaah dan menyampaikan rasa syukur karena dapat bersilaturahmi secara langsung.
“Alhamdulillah, terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada kami untuk bersilaturahmi bersama masyarakat dan jamaah Masjid Nur Al Weini. Semoga pertemuan ini membawa keberkahan bagi kita semua di bulan suci Ramadan,” ujar Ansar.
Hibah dan Bantuan untuk Umat
Dalam kesempatan itu, Ansar menyerahkan hibah sebesar Rp300 juta kepada Masjid Nur Al Weini. Ia berharap pengurus masjid memanfaatkan bantuan tersebut untuk meningkatkan sarana dan prasarana agar jamaah semakin nyaman beribadah.
Selain hibah, pemerintah juga menyalurkan zakat untuk kaum duafa melalui Baznas Provinsi Kepri.
Ansar juga meminta doa dan dukungan masyarakat agar seluruh program pembangunan berjalan optimal.
“Mewakili Pemerintah Provinsi Kepri, saya memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat, khususnya jamaah Masjid Nur Al Weini, agar setiap program pembangunan dapat terlaksana dengan maksimal,” pintanya.
Fokus Program 2026
Ansar memaparkan sejumlah program prioritas tahun 2026, mulai dari kelanjutan Program Kepri Terang, bantuan BPJS Ketenagakerjaan bagi nelayan dan petani, hingga rencana penganggaran BPJS Ketenagakerjaan untuk pengemudi ojek online.
Selain itu, pemerintah juga melanjutkan bantuan pendidikan dan transportasi sekolah, mendukung pendidikan 58 dokter spesialis, membangun ruang baru di RSUP Raja Ahmad Tabib senilai Rp100 miliar, membangun Monumen Bahasa di Pulau Penyengat, serta memperluas program beasiswa generasi muda.
“Mudah-mudahan melalui doa dan dukungan seluruh masyarakat, pemerintah diberikan kekuatan untuk mewujudkan pembangunan yang membawa kesejahteraan bagi masyarakat Kepulauan Riau,” tutup Ansar.



